Jemaah Haji Kloter 17 Grobogan disambut Bupati dan Keluarga

Grobogan – Jemaah haji asal Kabupaten Grobogan akhirnya tiba di kampung halaman, kedatangannya disambut ratusan warga dan sanak keluarga diwarnai suasana gembira bercampur haru, para penjemput dan jemaah saling berpelukan melepas rindu setelah sebulan tidak bertemu.

Kendati kedatangan jemaah haji dijadwalkan pukul 07.00 namun sanak keluarga rela menunggu dari subuh hari untuk menyaksikan keluarga mereka tiba dari tanah suci. Untuk mengantisipasi desak-desakan penjemput jemaah haji beberapa petugas kepolisian dan panitia telah bersiap mengamankan pintu gerbang namun suasana berubah menjadi riuh ketika bus yang membawa rombongan jemaah haji tiba di depan Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Selasa(12/09).

Bupati Grobogan, Sekretaris Daerah, Kepala Kemenag Grobogan, Polres Grobogan, Kodim Grobogan, Kejaksaan Purwodadi dan SKPD setempat serta Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Daerah (P3HD) kabupaten Grobogan menyaksikan proses kedatangan jemaah dengan haru, bahagia dan bangga.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengucapkan selamat datang kepada jemaah haji di Kabupaten Grobogan yang telah ditunggu-tunggu dan dirindu-rindu oleh keluarga, serta mendoakan semoga  menjadi haji yang mabrur dan mabrurroh.

Sri Sumarni  berharap, sekembalinya jemaah haji ke rumah masing-masing diharapkan bisa membagi pengetahuan dan ilmu ataupun pemahaman tentang ibadah haji yang telah dijalani selama 40 hari. “Kepulangan Bapak-Ibu jemaah haji diharapkan akan membawa keberkahan bagi iman dan taqwa kita di Kabupaten Grobogan ini,” harap Bupati.

Bupati juga mengajak, para jemaah agar tetap menjaga silaturrahmi, kebersamaan, persatuan dan kesatuan serta menjadi teladan di lingkungan tempat tinggalnya.

Seperti diketahui dari 354 jemaah haji kloter 17, terdapat dua jemaah dari Kabupaten Grobogan meninggal dunia di Mekkah, yakni Sudarto dari Desa Tambirejo Kecamatan Toroh dan Mashadi Desa Ngablak Kecamatan Purwodadi. Dan Moch Roni dari Kecamatan Purwodadi, usia 63 tahun meninggal di pesawat dalam perjalanan ke Indonesia, yang langsung dibawa dari Debarkasi Solo ke rumah duka.

“Semoga jemaah haji Grobogan yang wafat diterima amal ibadahnya disisi Allah SWT,” doanya.

Sementara Kepala Kementerian Agama Kabupaten Grobogan Hambali mengatakan, kedatangannya direncanakan akan berlangsung secara bergantian. Lokasi kedatangan di pusatkan di Halaman Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan.

Ditambahkan, rombongan jemaah haji asal Grobogan, sementara yang pulang sebanyak 975 jemaah.  Mereka terbagi dalam 4 kelompok terbang yakni kloter 17, 64, 65 serta 66. “Dan  dalam koter 17 ada 2  jemaah yang meninggal dunia saat berhaji dan 1 jemaah haji yang meninggal dalam perjalanan ke Indonesia,” terang Hambali. (bd/gt)