Ka. Kankemenag Dampingi Bupati lakukan Dialog Interaktif Pendidikan di RSPD

Wonogiri – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri tentang program Bupati Wonogiri ‘Sesarengan Mbangun Wonogiri’ dengan program pendidikan gratis yang dicanangkan Bupati Joko Sutopo.

Kementerian Agama lewat Madrasah dan guru agamanya terus memperkuat pendidikan agama dan keagamaan  di Kabupaten Wonogiri, karena lembaga pendidikan agama dan keagamaan memiliki peran untuk menjaga identitas Islam Indonesia yang moderat dan toleran.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Kankemenag Wonogiri ketika mendampingi Bupati Wonogiri dan Kepala SKPD terkait dalam acara Dialog interaktif Radio RSPD Wonogiri tentang program Bupati Wonogiri ‘Sesarengan Mbangun Wonogiri’ dengan program pendidikan gratis Wonogiri. Kamis (12/10) di Ruang siaran setempat.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menuturkan program pendidikan yang dijalankannya tidak hanya pendidikan dasar gratis. Sejak tahun lalu Pemkab memberi beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Menurut Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Pemerintah berkomitmen terus meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan utamanya SDM di Wonogiri dengan berbagai cara, mulai dengan pembangunan sarana prasarana maupun melakukan orientasi bagi pendidiknya termasuk pemberian beasiswa prestasi.

Anggaran program 2016 senilai Rp2 miliar dengan alokasi tiap orang senilai Rp12 juta/tahun. Anggaran program tahun ini meningkat Rp500 juta, sehingga menjadi Rp2,5 miliar.

“Pendidikan gratis nanti mengcover seluruh siswa SD/MI dan SMP/MTs negeri di Wonogiri. Jangkauannya bertahap. Pada tahun-tahun berikutnya kami berupaya menjangkau yang swasta juga,” kata Joko Sutopo.

Informasi yang dihimpun dari Disdikbud dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag), di Kota Sukses terdapat 78 SMP negeri dan lima MTs negeri. Sedangkan pada jenjang SD/MI terdapat 769 SD negeri dan 2 MI Negeri.

Sedangkan Ka. Kankemenag Wonogiri H. Subadi menyampaikan bahwa konsep pendidikan gratis jika dilaksanakan oleh Pemkab Wonogiri, sangat bagus bagi madrasah. “Intinya kami mendukung program ini, karena menguntungkan masyarakat,” kata Subadi

Selain itu beliau menyampaikan bahwa intitusi Kementerian Agama melalui guru agama dan madrasah memegang peranan penting dalam membentuk watak dan sikap serta bisa mengembangkan potensi para anak didik dapat meningkatkan nilai-nilai agama, khususnya budi pekerti dan karakter kepada anak didiknya. (Mursyid_Heri/Wul)