Ka. Subbag TU Kemenag Kota Tegal Monitoring Pelaksanaan USBN PAI SMA/SMK

Tegal- KakanKemenag Kota Tegal melalui Ka.Subbag TU, Agus Seri didampingi Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Muhsonah beserta staf Pakis dan Humas dalam satu tim melakukan monitoring USBN PAI hari pertama pada SMA/SMK se Kota Tegal, Senin (19/03) di tiga lokasi.

Ketiga lokasi monitoring tersebut, Tim langsung meluncur ke tempat yang pertama yaitu, SMA Negeri 3 Kota Tegal, kemudian perjalanan dilanjut ke SMK 2 Tegal dan lokasi ketiga SMA Negeri 1 Kota Tegal, selain ketiga lokasi yang dikunjungi oleh Ka.Subbag TU beserta rombongan, monitoring dilakukan oleh staf Pakis, para pengawas dan tim lainnya.

Dalam kunjunganya, Ka,Subbag TU beserta rombongan diterima dengan baik oleh ketiga Kepala Sekolah, rata-rata mereka merasa senang karena mendapat perhatian dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, “kata salah satu Kepala Sekolah, Rosa saat dikunjungi.

Dalam kunjunganya, Ka. Subbag TU sempat bertanya pada salah satu peserta ujian ketika masuk kesalah satu ruangan, “apakah ada kesulitan dalam mengerjakan soal USBN ini, mereka menjawah, Alhamdulillah kami bisa menjawabnya, “ jawab salah peserta ujian.

Ka. Subbag TU, Agus Seri sembari tersemyum dan berkata, saya do’akan mudah-mudahan peserta ujian bisa mengerjakan dengan baik dan lancar serta mendapat nilai yang memuaskan, “harapnya.

Sementara itu, menurut kepala Sekolah SMA 3 Kota Tegal, Rosa Herawati saat menerima kunjungan dari Tim Kemenag mengatakan, peserta USBN PAI pada sekolah kami tahun ini berjumlah 256 peserta, terdapat 1 beragama Kristen dan 2 beragama Katolik.

Mengenai proses kegiatan belajar mengajar pada mapel pendidikan agama, khusus yang beragama katolik dan kristen, untuk menyesuaikan dalam rangka USBN, mereka ikut pembelajaran di SMA Pius Kota Tegal setiap hari Jum’at, “tutur Rosa.

Dari hasil dari monitoring pada mata pelajaran yang diujikan pada USBN 2018 tingkat SMA/SMK se Kota Tegal, berjalan dengan baik, lancar dan sesuai jadwal, “kata Agus

Beliau berharap, ditahun depan untuk mendokrak nilai yang lebiih memuaskan diatas rata-rata siswa, maka kisi-kisi soal lebih baik diberikan lebih awal, sehingga siswa lebih dini dalam mempersiapkan diri, “harapnya. (IM/rf)