Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Jateng Sampaikan Pembinaan

* Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah H. A Saifulloh didampingi Kepala Kantor Kemenag Kab. Batang dan Kepala MAN Batang sedang menyampaikan pembinaannya

Batang – Untuk memberikan pembinaan, motivasi dan pemantapan terhadap para Pendidik dan tenaga Kependidikan MAN Batang, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. A. Saifulloh mengunjungi Madrasah dan langsung mengadakan pembinaan secara langsung pada Rabu (29/09) yang lalu. Hadir dalam acara pembinaan itu Kepala Kantor Kemenag, Kasi Pendidikan Madrasah, Kepala MAN Batang, Pengawas Madrasah serta seluruh Guru dan tenaga kependidikan.

Dalam pembinaannya Kabid. Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah H.A. Saifulloh memberikan arahan, motivasi dan pemantapan agar MAN Batang dapat memenuhi harapan masyarakat.

“ MAN Batang harus bekerjasama bahu membahu secara bersama-sama agar keberadaan madrasah ini benar-benar menjadi harapan dari masyarakat, artinya bagaimana out put yang dihasilkan harus dapat sesuai dengan keinginan mereka,” kata H. A. Saifulloh.

Dia juga menyampaikan madrasah ke depan harus mengikuti perkembangan zaman dan melek teknologi. Salah satunya MAN harus membuat kelas digital, setidaknya satu kelas sebagai pilot projectnya.

“ Kedepan MAN ini harus sudah memikirkan tentang teknologi paling tidak ada kelas digital yang dirancang menjadi pilot project, sehingga pemenuhan peralatan dan perlengkapan digital itu perlu dipenuhi, BOSDA dapat digunakan untuk memenuhi sarana perencanaan kelas digital tersebut,” tegasnya.

Pak Kabid. Pendidikan Madrasah juga menuturkan sebagai penunjang keberhasilan pembelajaran digital, madrasah juga perlu memiliki perpustakaan digital.

“ MAN Batang bisa mengikuti jejak MAN 1 Wonosobo yang mempunyai perpustakaan digital terbaik di Jawa Tengah. Perpustakaan itu didesain sedemikian rupa,agar siswa nyaman dan betah berada di sana,” tuturnya.

* Kabid. Penmad Kanwil Kemenag, bersama Kepala Kantor, Kepala MAN, Pengawas Madrasah dan para Guru MAN Batang berpose bersama

Masih melanjutkan arahannya, dia menegaskan bahwa masing-masing wakil kepala harus mempunyai kemampuan berkreasi dan berinovasi dengan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki madrasah. Sebagai contoh, membuat tim kreasi untuk mengolah siswa berprestasi, misalnya Tim bimbingan olimpiade, olah raga, karya ilmiah, dan tim sukses untuk mengantar anak menuju perguruan tinggi favorit.

“ Sekarang ini meningkatkan kemampuan IT bagi guru-guru itu penting . MAN Batang harus bisa menjadi  icon madrasah  bagi madrasah lain, terutama di wilayah Kabupaten Batang. Kalau memungkinkan buatlah madrasah unggulan, misalnya dengan membuat boarding school. Dengan demikian,insya Allah MAN Batang akan memiliki daya tarik tersendiri di masyarakat,“ ucapnya.

Diakhir arahannya, dia berharap agar guru-guru dan staf tenaga kependidikan,lebih khusus para guru yang baru saja dimutasi dari MAN luar Batang, bekerja dengan ikhlas, dan banyak bersyukur.

Menanggapi arahan Kabid Penma Kanwil Kemenag Prov. Jawa Tengah, salah satu guru yang mutasi ke MAN Batang, M. Anas mengungkapkan rasa senangnya dan mengucapan terima kasih, karena telah dimutasi dari MAN1 Klaten ke MAN Batang yang jaraknya lebih dekat dengan tempat tinggalnya dibandingkan dengan tempat ia mengajar sebelumnya. Pendapat yang sama juga disampaikan oleh Tari Aprilia Karmila,  guru mutasi dari Kalimantan Barat. Ia sangat berterima kasih dimutasi ke MAN Batang, karena suami  bekerja di Batang. Wanita asli kelahiran Kalimantan Barat ini berjanji akan belajar menyesuaikan diri dan mengabdi di Madrasah ini dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kepala MAN Batang, A. M. Alwi, dalam sambutan menegaskan bahwa MAN Batang memiliki guru –guru dan karyawan yang tidak hanya bisa mengoperasikan komputer, tetapi lebih dari itu. Potensi mereka cukup bisa diandalkan.  Sedangkan dari sisi para siswa, prestasi yang diraih oleh siswa- siswi MAN Batang, juga patut dibanggakan, Mereka banyak meraih medali di berbagai event yang bertaraf nasional untuk bidang akademik. Di bidang non akademik, seperti olah raga, sumbangsih kemenangan juga banyak dipersembahkan.

“ Para guru MAN ini semua tidak hanya dapat mengoperasikan computer, namun mereka cukup representative penguasaanya sehaingga cukup dapat diandalkan, sedangkan potensi siswa selama saya bertugas disini banyak prestasi baik nasional, provinsi maupun kabupeten yang didapatkan, sehingga efek positifnya, banyak tokoh masyarakat dan tokoh terpandang lainnya yang memutuskan untuk menyekolahkan anak dan kerabatnya di MAN Batang,” pungkasnya.( Shobirin, Endon /Zy )