Kafilah Jateng Maju Final di 48 Majelis

Jepara (pontren) – Gelaran Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional VI Tahun 2017 hari ini menapaki puncaknya. Setelah dua hari penuh kafilah Jawa Tengah berkutat pada babak penyisihan dirasakan sangat melelahkan bagi panitia, ofisial, maupun pelatih. Terlebih lagi peserta yang setia menunggu giliran tampil bagi yang kebetulan memperoleh nomor urut belakangan, cuaca panas menambah kepenatan udara Jepara hari itu.

Babak penyisihan hari pertama rata-rata dijadwalkan dimulai 08.00 WIB tetapi rata-rata baru dimulai pukul 09.30 hingga pukul 17.00 WIB. Keterlambatan itu karena menunggu kesiapan panitera khususnya untuk peralatan IT untuk pengaturan jalannya musabaqah sekaligus menampilkan nilai masing-masing penampilan peserta. Sangat disayangkan, tidak semua majelis bisa ditampilkan perolehan nilai penampilan peserta sehingga menyulitkan official untuk mengetahui hasilnya.

Kafilah Jawa Tengah berupaya keras untuk bisa meningkatkan kualitas dan prestasinya pada MQK VI ini. Menurut Fathurrohim, Ketua Kafilah Jawa Tengah, persiapan untuk maju pada MQKN ini telah dilakukan jauh-jauh hari.

“Kami telah melakukan pelatihan terpusat sebanyak 4 kali dibawah bimbingan para pelatih yang profesional dan berpengalaman dalam musabaqah,” ujarnya.

Dtambahkan Rohim, pelatihan dilakukan secara berkesinambungan sehingga dapat diketahui progress kemajuannya. Tidak cukup sampai disitu, para peserta juga mendapat pendampingan intensif dari para pembimbing ponpes masing-masing.

Menyinggung target kafilah Jawa Tengah, Rohim mengatakan, Jawa Tengah menargetkan bisa keluar sebagai juara umum. Untuk itu, usaha yang dilakukan adalah selalu memberikan pendampingan, evaluasi dan perbaikan pada peserta.

“Di sela-sela waktu musabaqah kita manfaatkan untuk memberikan bimbingan kepada peserta,” jelasnya. Kami juga mengadakan mujahadah dan khatmil Quran Senin pagi (04/12) untuk memberikan support mental kepada peserta.

Kafilah Jawa Tengah memantapkan maju ke babak final pada 46 majelis dari 56 majelis yang dimusabaqahkan. Sedangkan pada bidang ekshibishi tidak difinalkan, tetapi diprediksi akan memberikan kontribusi positif bagi kafilah Jawa Tengah.

“Kami mohon doa restu Bapak Gubernur, Bapak Kakanwil, para Kiai/ Nyai dan pengasuh pondok pesantren, para orang tua dan seluruh masyarakat Jawa Tengah, semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan hasil yang sebaik-baiknya bagi kafilah Jawa Tengah khususnya pada MQKN VI ini,” pungkasnya. (fat/gt)