KaKan Kemenag Tegaskan, FASI Sebagai Wahana Silaturahim Seluruh Stakeholder

Wonosobo – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo Sebut Festival Anak Sholeh Indonesia atau FASI merupakan Wahana Silaturahmi seluruh Stakehoder. Hal ini di sampaikan, M. Thobiq, beberapa waktu lalu melalui sambutannya saat menghadiri FASI ke 11 tingkat Kabupaten Wonosobo, yang di gelar di Komplek Masjid Al- Mansur Wonosobo, Minggu (2/12) lalu.

“Ada tiga poin yang harus di garis bawahi dari kegaitan FASi ini, FASI dengan beragam kegiatan cabang lomba ini mari kita jadikan ini sebagai wahana silaturahim seluruh stakeholder TPQ, sehingga diharapkan saling memberikan informasi dan sekaligus untuk mengerti dan menyadari bahwa capaian pembelajaran yang dimilikinya sudah standar atau belum. Kemudian jadikan sebagai wahana evaluasi diri sebarapa besar semangat KBM, seberapa banyak capaian kurikulum dan menguji kurikulum pembelajaran apakah telah memenuhi kebutuhan kompetensi siswa/santri. Jadi hakikatnya bukan siswa yang diuji. justru pengurus, orang tua wali santri seberapa besar kepedulian dan tanggung jawabnya mempersiapkan generasi sholeh dan solehah,” jelas M. Thobiq

Pihaknya juga menegaskan, FASI dengan segala bentuk perlombaan merupakan ajang untuk belajar, bukan belajar untuk lomba.

“Kompetisi merupakan ajang mengukur diri, seberapa jauh potensi yang kita pelajari. maka kalau ada yang menang syukurilah jangan terlalu bangga berlebihan karena kebanggaan itu sesungguhnya adalah beban, jangan senang dipuji karena pujian orang itu ibarat pedang, bisa memenggal kepalamu dengan kesombongan, tapi kalau belum menang hanya waktu yang tertunda, kesempatan masih luas dan panang unruk berupaya dengan serius dan fokus lagi, jadi menang kalah itu kita sikapi sewajarnya,” tambahnya.

Selanjutnya, Acara yang di hadiri wakil Bupati Wonosobo dan para pengurus BADKO tingkat Kabupaten dan Kecamatan se-Wonosobo tersebut, sedikitnya menyelenggarakan perlombaan dengan 51 cabang lomba yang dipusatkan di masjid Almansur dan sekitarmya.

Dalam akhir acara, M Thobiq berharap, Pemda Wonosobo dapat ikut andil dalam memfasilitasi pendirian Madrasah negeri.

“Kepada Pemda kami berharap, kiranya berkenan memfasilitasi berdirinya Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kota Wonosobo. Karena Kabupaten Wonosobo hanya memiliki satu Madrsah Negeri yang lokasinya jauh dari perkotaan tepatnya di desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang. Sementara di Kota/Kabupaten Wonosobo belum ada,” tandas M Thobiq di akhir acara. (PS-WS/SUA)