KaKanKemenag Beri Pembinaan Guru MIN 1 Pati

Pati – Dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati melakukan pembinaan Kepala MIN 1 Pati dan dewan gurunya, bertempat di salah satu ruang kelas MIN 1 Pati, Rabu (28/3/2018)

Kegiatan pembinaan ini bertujuan agar para guru MIN 1 Pati tumbuh kesadaran dalam melaksanakan tugas serta dapat meningkatkan kemampuannya secara profesional.

Guru yang profesional adalah guru yang memahami tugas dan menyadari profesinya sebagai seorang pendidik. Bukan hanya sekadar menanamkan ilmu pengetahuan semata kepada siswa-siswinya, tetapi juga mempunyai tanggung jawab untuk mengubah sikap dan perilaku anak supaya memiliki budi pekerti dan akhlak yang mulia. Hal ini disampaikan Kepala Kankemenag Kabupaten Pati Imron dihadapan 17 guru MIN 1 Pati.

Imron mengatakan, Guru harus mampu menanamkan tiga aspek sekaligus dalam diri siswa, yaitu kohnetif, afektif dan psikomotorik. Kualitas output madrasah sangat ditentukan adanya keterpaduan ketiga unsur dimaksud, yaitu keterpaduan penguasaan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Pengamalan ilmu itu sendiri melalui penguasaan keterampilan dalam kebaikan serta dibarengi dengan sikap dan prilaku yang baik dalam pergaulannya sehari-hari, atau dengan istilah lain siswa-siswi yang memiliki akhlakul karimah, paparnya.

Kepala Madrasah harus memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan madrasahnya dan wajib memiliki kemampuan sebagai seorang manajer di madrasahnya sehingga disamping dia berprofesi sebagai seorang guru, Kepala madrasah juga dituntut untuk menjadi seorang pemimpim yang dapat membawa kemajuan dimadrasahnya dan dapat mengayomi dewan guru yang menjadi bawahannya, ujarnya.

Begitu juga kepada dewan guru, Kepala Kemenag Kabupaten Pati berharap agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik memberikan pelajaran sesuai jadwal yang telah ditentukan dan menjadi seorang guru yang profesional sehingga anak didiknya akan berkualitas sewaktu mereka menamatkan madrasah selama enam tahun yang dijalaninya, terangnya.

Oleh karena itu, Imron berjanji akan memberikan perhatian khusus bagi guru yang melaksanakan tugas secara baik dan profesional dan akan memberikan reward kepada pahlawan tanda jasa tersebut yang telah memberikan pengabdian secara baik, tegasnya.

Menurut Imron, Bagi guru yang malas mengajar, tidak ada inovasi dan kreatifitas juga akan mendapat perhatian khusus dari saya dan pada saatnya akan diberikan punishment (sanksi) atas kelalaian dan ketidaksungguhan dalam melaksanakan tugas sebagai seorang guru, tegasnya dengan sungguh-sungguh.

Diakhir sambutan pembinaannya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pati berharap agar kegiatan ini dapat menjadi acuan yang bermanfaat bagi perkembangan Madrasah selanjutnya yang berfokus pada Akhlakul Karimah, pungkasnya. (Athi’/bd)