Kakankemenag Blora Tekan Pentingnya Tupoksi Pokjawas Madrasah

Blora – Untuk melaksanakan pendidikan yang bermutu, dibutuhkan suatu acuan atau pedoman yang terarah dan terukur. Oleh karena itu,Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kabupaten Blora menggelar rapat kerja (raker) di RM Segoro Madu, Tempuran, Kec. Blora Kota, Jum'at (21/5). Adapun rangkaian acara pada raker tersebut, kegiatan halal bihalal serta pembinaan oleh Kakankemenag Kab. Blora.

Turut hadir pada raker tersebut, Kepala Kankemenag Kab. Blora serta pengurus Pokjawas Madrasah di Kabupaten Blora yang tergabung dalam Pokjawas Madrasah Kankemenag Kab. Blora.

Menurut Ketua Pokjawas Madrasah Kab. Blora, H. Sukisno  kegiatan ini dilaksanakan untuk membuat instrumen pengawas madrasah mulai dari MTs dan MA yang disesuaikan dengan eRKAM serta 8 Standar Nasional Pendidikan.

Dalam acara tersebut H. Suhadi, S.Ag., M.S.I menekankan kembali pentingnya meningkatkan kinerja pengawas madrasah sesuai tupoksinya. Hal itu akan berpengaruh terhadap peningkatan mutu kinerja kantor kementerian Agama kab. Blora. Selanjutnya dalam forum tersebut Pengurus Pokjawas  Madrasah  bersama pengawas MA, MTs dan M I/RA  juga mereview instrumen 8 SNP berbasis pada EDM dan e-RKAM yang merupakan salah satu komponen peningkatan mutu madrasah melalui proyek besar Kementerian Agama Republik Indonesia yakni MEQR.

Kakankemenag menambahkan bahwa pengawas madrasah untuk selalu mendampingi madrasah sesuai dengan tupoksi seperti penyusunan program pengawasan di bidang akademik dan manajerial, pembinaan dan pengembangan madrasah, pembinaan, pembimbingan dan pengembangan profesi guru madrasah, pemantauan penerapan standar nasional pendidikan, penilaian hasil pelaksanaan program pengawasan dan pelaporan pelaksanaan tugas kepengawasan.

Lebih lanjut, H. Suhadi mengatakan bahwa dalam urusan antar manusia sering kali terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan di luar dugaan yang menimbulkan kesalahpahaman, untuk itu di bulan Syawal ini H. Suhadi menyampaikan permohonan maaf kepada Pokjawas Madrasah.

“Masih di bulan Syawal, karena pada tahun ini tidak diadakan halal bihalal karena dapat membuat kerumunan, maka di forum ini saya mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada pengawas (pokjawas) atas kesalahan saya selama ini.” tutur H. Suhadi. (nn/ima)