Kakanwil : Asesmen di depan mata, kompetensi prasyaratnya

Cilacap – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Ahmadi pagi ini memberikan pembinaan kepada peserta Rapat Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Rapat Kerja diikuti oleh Kepala Kankemenag Cilacap, Kasubag TU, para Kasi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri dan Kaur TU, Pengawas madrasah dan PAI, Kepala KUA, penghulu dan Penyuluh Agama serta para pegawai negeri sipil Kankemenag Cilacap dengan jumlah peserta 181 orang. Menurut Mughni Labib, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan mental dan kinerja ASN untuk menyukseskan program kerja Kankemenag Cilacap.

Untuk melakukan berbagai kegiatan selalu berdasarkan pada niat awal. Jika seluruh pekerjaan dibiarkan untuk beribadah maka tidak ada alasan untuk tidak bekerja dan beraktifitas yang bermanfaat, terlebih lagi sebagai keluarga Keberhasilan Agama yang telah mencanangkan 5 nilai budaya kerja yang harus menjadi dasar seluruh aktifitas dan kinerja ASN Kementerian Agama. Hal itu disampaikan oleh Ahmadi mengawali sambutan pembukaan raker & pembinaan kepada ASN Kankemenag Cilacap.

Terkait dengan program kerja yang telah ditetapkan maka mutlak bagi keluarga Kementerian Agama Kabupaten Cilacap untuk mensukseskan. Untuk itu diperlukan komunikasi dan koordinasi internal maupun lintas sektoral sehingga terjalin hubungan yang harmonis di antara pihak-pihak terkait. Dengan diadakannya Rapat Kerja ini diharapkan bisa melakukan evaluasi terhadap program tahun lalu, triwulan pertama, sekaligus memantapkan program tahun ini serta merencanakan program lima tahun ke depan. “Yang harus segera dilakukan adalah melaksanakan penyusunan rencana program 2016”, terangnya.

Beberapa saat lagi akan dilaksanakan ujian kompetensi (asesmen) bagi calon pejabat struktural dan fungsional untuk menduduki jabatan tersebut. Seluruh Kankemenag Kab/Kota akan diminta untuk memasukkan calon peserta untuk dilakukan asesmen untuk pengisian jabatan Kepala Madrasah. “Yang paling diutamakan adalah kompetensi. Berbahagialah bagi mereka yang menginginkan jabatan dan memiliki kompetensi yang memadai”.

Dalam hal penilaian kinerja, hal ini mutlak dilakukan untuk bisa memberikan evaluasi terhadap kompetensi ASN sebagai bentuk pertanggung jawaban atas diterimanya tunjangan kinerja. Salah satu kelengkapan yang sangat penting untuk dilakukan adalah menyusun Laporan Capaian Kinerja Harian. “Saat ini sudah tidak ada lagi ASN yang tidak punya pekerjaan, maka tidak ada alasan untuk tidak membuat laporan Capaian Kinerja”, tandasnya. Semuanya itu tidak lain untuk kemajuan dan peningkatan kinerja organisasi terutama peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, meliputi pelayanan keagamaan, pelayanan kerukunan umat beragama, pelayanan pendidikan agama dan keagamaan, dan pelayanan ibadah haji. (fat)