Kakanwil : Fokuskan pada Pencapaian Target Serapan Anggaran

Semarang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Farhani menegaskan kembali bahwa operasional penyelenggaraan ibadah haji 1437H tahun 2016 terlaksana dengan lancar dan sukses, hal ini dibuktikan dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat yang menyatakan bahwa Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia tahun 2016 sebesar 83,83 persen dengan kriteria memuaskan atau di atas standar.

“Dibandingkan tahun 2015 indeks kepuasan jemaah haji meningkat 1,16 persen, dari sebelumnya 82,67 persen, kini di tahun 2016 indeks kepuasan jemaah haji mencapai 83,83, hal ini patut kita syukuri dan upaya untuk terus ditingkatkan,” tegas Farhani usai memberikan pembinaan kepada aparturnya, Senin (21/11).

Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terkait dalam kesuksesan ini, mulai dari komitmen petugas, kepatuhan jemaah, kerja sama yang solid dari seluruh instansi pemerintah terkait dan tentunya pihak Kerajaan Arab Saudi.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung dalam kesuksesan penyelenggaraan haji tahun 2016 ini, dimulai dari komitmen tinggi petugas baik yang mendampingi jemaah maupun yang di embarkasi atau di Arab Saudi untuk memberikan pelayanan terbaik, kepatuhan jemaah haji dalam mentaati peraturan yang berlaku, kerja sama yang solid dari instansi pemerintahan yang terkait langsung dalam penyelenggaraan haji dan sudah barang tentu pihak Kerajaan Arab Saudi yang telah memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang baik,” imbuhnya.

Serapan Anggaran

Kakanwil kembali mengingatkan bahwa sisa waktu masa pelaksanaan anggaran tahun 2016 tinggal 17 hari kerja, Farhani menekankan proritas saat ini adalah akselerasi serapan anggaran. Pemetaan permasalahan dari tiap unit eselon menjadi sangat penting dalam melakukan akselerasi pencapaian target yang diharapkan.

“Waktu terus berjalan, hari kerja semakin singkat untuk mengejar target serapan anggaran masing-masing unit eselon di jajaran Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, perlu pemetaan skala prioritas sebagai upaya mengejar pencapaian serapan anggaran yang sesuai target,” tegas Farhani serius.

Ditambahkan, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Beliau ingin melihat secara langsung kendala permasalahan yang dihadapi masing-masing unit eselon yang ada di kanwil, Beliau menginginkan data riil dari masing-masing progres yang telah dicapai maupun yang masih terkendala.

“Diakhir tahun anggaran 2016 ini, saya ingin mencoba terjun langsung ke masing-masing bidang/ bimas untuk dapat melihat secaralangsung capaian kinerja dan serapan, selaku KPA Saya ingin benar-benar melihat secara langsung data riil dari capaian kinerja, serapan angggaran dan kendala persolan yang dihadapi, ini sebagai upaya serius Kami untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (gt/gt)