Kakanwil : Jangan Ada Niat untuk Berangkat Haji Lebih Cepat

Semarang (Inmas) – Pemerintah Kota Semarang bersama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Semarang menyelenggarakan Sosialisasi Keberangkatan Jemaah Haji. Lebih dari 2,000 orang calon jemaah haji (CJH) Kota Semarang hadir di halaman Balaikota Semarang mengikuti acara ini, yang dihadiri pula oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Walikota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang.

Kepala Kantor Wilayah dalam sambutannya menargetkan pelayanan haji di Kota Semarang meningkat. Hal itu ditegaskan Farhani di depan CJH Kota Semarang tahun 2017. Disampaikan pula bahwa ada 2 prinsip dalam penambahan kuota jemaah haji, pertama adakah pengembalian kuota jemaah haji setelah ada pemotongan sebesar 20%, dan kedua adalah penambahan jumlah jemaah sebanyak 10,000 yang akan dibagi secara proporsional seluruh provinsi di Indonesia. “Di Jawa Tengah memperoleh penambahan kuota sebanyak 822 jemaah,” jelasnya.

Diingatkan oleh Kakanwil agar CJH tidak berusaha untuk bisa berangkat ke tanah suci lebih awal, karena keberangkatan CJH didasarkan pada nomor urut porsi. “Saya jamin tidak ada yang mendahului porsi keberangkatan ini,” tegasnya. Saya harapkan kepada seluruh canon jemaah agar tidak perlu berusaha untuk bisa berangkat lebih awal mendahului urutannya karena pasti akan ditolak oleh sistem komputer yang dikenal dengan Siskohat.

Agar proses dokumen haji berjalan lancar, Kakanwil memerintahkan kepada Kankemenag agar mengawasi dan membatasi  proses penerbitannya. “Jangan ada jemaah haji yang bermasalah dalam pengurusan paspor,” imbuhnya. Tempatkan pegawai yang standby di Kantor Imigrasi sehingga apabila ada permasalahan bisa segera diatasi. Lakukan yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada tamu Allah. “Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pihak yang berkaitan penyelenggaraan haji, pada tahun 2016 indeks kepuasan jemaah haji mencapai 83,83.

Diingatkan pula agar jemaah meluruskan niat untuk beribadah haji hanya untuk Allah. “Jaga hati, ucapan dan perilaku yang bermartabat. Jadilah tamu Allah yang baik, Insya Allah akan dijamu dengan baik oleh Allah,” pungkasnya.

Kakanwil menyampaikan apresiasi kepada Walikota Semarang atas bantuan yang diberikan kepada jemaah haji Kota Semarang, khususnya dalam penyediaan transportasi dari Semarang ke Asrama Haji Donohudan. Sebanyak 100 armada bus akan disiapkan untuk mengangkut jemaah.

Menyambung penjelasan Kakanwil, Walikota Semarang menegaskan bahwa tidak ada biaya tambahan untuk transportasi dari daerah ke embarkasi. “Malah ditambahi dengan sarapan,” kata Henrar Prihadi, Walikota Semarang yang getol berkeliling  masjid untuk shalat berjemaah itu disambut tepuk tangan. (fat/gt)