Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Kunjungi Ponpes Nururrokhayah

Tegal- Dalam rangkaian kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Farhani, MM setelah membuka acara Dialog Lintas Agama Tingkat Kecamatan di Riez Hotel Kota Tegal, Beliau menyempatkan diri berkunjung sekaligus meresmikan Pondok Pesantren Nururrokhayah di komplek MAN dan MTsN Kota Tegal, seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Ponpes Nururrokhayah sekaligus Kepala Urusan Tata Usaha MTsN Kota Tegal, H. Rachmad Widodo pada Senin (24/09) di Ruang TU MTsN Kota Tegal.

Pada kesempatan tersebut, Rachmad Widodo menuturkan, bahwa Kakanwil saat memberikan sambutan, terlebih dahulu Beliau menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa keluarga Ibu Hj. Rokhayah Ismail yang telah membantu memajukan pendidikan khususya pada madrasah dan pondok pesantren di Kota Tegal.

Oleh karena itu, sebagai penyambung informasi dari Kakanwil, Widodo menyampaikan, khususnya Pendidikan di Pondok Pesantren agar terus di tingkatkan seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, disamping peningkatan pendidikan agama tentunya.

Peresmian pondok pesantren ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dengan keluarga ibu Hj. Rokhayan dan disaksikan Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal dan Kepala MAN Kota Tegal,” tutur Widodo

Sementara itu, pimpinan pondok pesantren, H. Hadi Mulyono, MPd di kesempatan yang lain menjelaskan, bahwa Hj. Rokhayah Ismail adalah istri almarhum H. Ismail, mantan Kasi Pergais Kantor Kemenag Kota Tegal sekaligus pemilik PO. Dewi Sri.

Ibu Hj. Rokhayah Ismail telah mewakafkan tanahnya, sekitar 4 hektar untuk pembangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Tegal, juga pondok pesantren, “jelas Hadi Mulyono.

Pondok pesantren berdiri atas prakarsa Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, H. Nuril Anwar yang telah memanfaatkan peluang kedermawanan ibu Hj. Rokhayah yang siap mendanai pondok pesantren yang sampai saat ini pembangunan sudah menelan biaya sekitar 700 juta.

Biaya pembangunan tersebut juga ikut andil infaq dari para pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, MAN dan MTsN Kota Tegal serta donator lainnya, “pungkas Hadi. (IM/rf)