Kakanwil : Kuantitas Siswa Harus Diimbangi Dengan Kualitas

Semarang – MTsN 1 Semarang Jumat pagi (02/12) menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani, untuk memberikan pembinaan kepada ASN MTsN 1 Semarang. Kakanwil hadir didampingi oleh Ahmad Suaidi, Kasi Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah. Pembinaan dilaksanakan di ruang pertemuan madrasah setempat

Mudlofir, Kepala MTsN 1 Semarang menuturkan bahwa acara ini ditujukan untuk memberikan pemahaman terhadap tugas dan kewajiban sebagai ASN sehingga bisa memasangkan tugas dan kewajibannya dengan baik dan kedepan bisa menjadi teladan bagi ASN lainnya. Demikian pula para ASN mengetahui aturan maupun larangan sebagai ASN sesuai dengan UU No 5/2014 tentang ASN. Disampaikan pula bahwa MTsN 1 Semarang telah menyelenggarakan Kurikulum 2013.

Dalam pengarahannya, Farhani menyampaikan bahwa madrasah sekarang lebih maju dan lebih unggul. “Madrasah semakin banyak menyerap peserta didik, banyak madrasah yang memiliki prestasi dalam berbagai bidang,” kata Farhani.

Lebih lanjut disampaikan bahwa madrasah semakin mendapat kepercayaan masyarakat bahkan sebagian madrasah telah menjadi pilihan utama untuk mendidik putera puteri mereka. “Ini menunjukkan bahwa kualitas madrasah memang lebih baik”, tegasnya. Peminat masyarakat yang mendaftar setiap tahun menunjukkan peningkatan yang signifikan yang berarti pula kepercayaan kepada madrasah semakin baik. “Untuk itu kita tidak boleh terlena dengan prestasi yang ada tetapi justru sebaliknya harus berupaya keras untuk meningkatkan prestasi dan kualitas madrasah,” jelasnya.

Terhadap kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, hingga saat ini masih ada beberapa anggapan negatif terhadap pelayanan Kementerian Agama, baik dalam bidang pendidikan, haji, KUA, dan sebagainya. Tetapi, lanjut Farhani, berdasarkan survey kepuasan jamaah yang dilakukan oleh BPS kepada jamaah haji menunjukkan indeks yang lebih baik dengan tingkat kekuasaan 83,83%. Demikian pula dengan kinerja dan pelayanan Kementerian Agama, menurut SMRC, posisi kedua terbaik dalam pelayanan dan kinerja lembaga dan kementerian diduduki oleh Kementerian Agama, sedangkan posisi pertama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Berbicara dengan jumlah siswa di madrasah, Kakanwil mengharapkan madrasah agar bisa menjadi yang terbaik secara kualitatif maupun kuantitatif. Antara kualitas dan kualitas harus diperhatikan secara seimbang. “Kuantitas tetap harus  diperhitungkan bersama-sama dengan kualitas,” kata Kakanwil.

Untuk itu, Farhani mengajak kepada keluarga besar Kementerian Agama untuk bangga menjadi bagian dari Kementerian Agama. “Jangan ada lagi ASN Kementerian Agama yang memiliki pola pikir lama. Syukuri, kita menjadi keluarga Kementerian Agama.”

Kesyukuran itu diwujudkan dengan melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik  serta meningkatkan kompetensi dan prestasi kinerja sehingga bisa menjadi teladan bagi masyarakat. (fat/gt)