Kakanwil Launching Gerakan Sadar Zakat

MungkidLaunching Pencanangan Gerakan Sadar Zakat Kabupaten Magelang di GOR Gemilang Komplek Kantor Pemda Kab. Magelang, Kamis (15/2) oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Jateng Farhani, berlangsung lancar dan sukses.

Hadir dalam pencanangan tersebut Plt Bupati Magelang Tafif Supriyanto, anggota DPR RI Komisi 8 KH Ahmad Muslih, Kepala BAZNAS Provinsi Jateng KH. Ahmad Daroji, Forkompinda, Forkompincam, Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang, para pimpinan ormas dan pondok pesantren, dan para ASN Kementerian Agama.

Farhani mengapresi dan merasa bangga bahwa Kabupaten Magelang adalah kabupaten yang pertama di wilayah Jawa Tengah yang langsung menindaklanjuti Gerakan Sadar Zakat yang dicanangkan oleh Menteri Agama di beberapa waktu lalu.

"Kabupaten Magelang adalah yang paling awal menindaklanjuti launching Gerakan Sadar Zakat oleh Menteri Agama di Semarang beberapa waktu lalu," katanya.

Farhani menampik anggapan masyarakat bahwa penggalangan zakat oleh Baznas akan sulit dilakukan. Sadar Zakat harus digiatkan dengan keteladanan sebagaimana tercantum dalam 5 Budaya Kerja Kementerian Agama.

"Kita harus menjadi contoh dari gerakan ini, ASN Kementerian Agama harus menjadi pelopor pembayaran zakat. Zakat adalah kebutuhan kita," jelasnya.

Lebih lanjut Farhani menyampaikan jika zakat dapat digelorakan sehingga dana zakat yg terkumpul sesuai yang diharapkan, masalah-masalah kemiskinan dan masalah kehidpuan dapat segera diatasi.

Farhani menjelaskan teknis pengumpulan zakat infak dan sedekah dengan menganjurkan tiap kantor, tiap lembaga struktural, maupun BUMD untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai pembantu kinerja Baznas.

Menurut Farhani ketika target pengumpulan zakat tercapai Baznas berkomitmen angka kemiskinan akan turun dan lapangan kerja semakin terbuka lebar dengan pemanfaatan dana zakat yang maksimal. (at/am)