Kakanwil : LPTQ harus dibina secara masif

Batang – Menyadari pentingnya untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami serta melestarikan seni baca Alquran sudah selayaknya menjadi prioritas perhatian kita terutama bagi generasi penerus umat Islam. Dengan pemahaman yang menyeluruh terhadap Quran dan Hadits sebagai warisan Rasulullah yang harus dijadikan pedoman bagi seluruh umat muslim akan dapat membentengi moral anak bangsa dari pengaruh negatif perkembangan zaman, LPTQ Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Safari Pembinaan Tilawatil Quran di Kabupaten Batang.

Safari ini merupakan kegiatan ketiga setelah Kota Salatiga dan Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu, untuk selanjutnya juga akan diselenggarakan di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Untuk kegiatan pembinaan di Kabupaten Batang pada pagi ini diselenggarakan di Kediaman Bupati Batang, dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Ahmadi selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Jawa Tengah, Bupati Batang diwakili oleh Sekretaris Daerah didampingi para Asisten dan Staf Ahli Bupati beserta jajarannya dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Batang.

“Kegiatan ini mempunyai nilai yang sangat strategis untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan kecintaan terhadap alquran serta mencetak generasi Qurani yang modern, maju dan berakhlak mulia yang mampu menepis pengaruh negatif arus kemajuan teknologi dan informasi. Yang lebih spesifik adalah untuk meningkatkan kualitas dalam penguasaan teknik tilawah dan tahfidz quran sesuai perkembangan dan standar nasional sehingga mampu bersaing dalam musabaqah”, demikian disampaikan Ahmadi di hadapan peserta Safari Pembinaan Tilawatil Quran Kabupaten Batang (5/3).

MTQ merupakan pekerjaan kita bersama sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan ketaatan beragama, maka berbicara peningkatan kualitas kehidupan beragama maka hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk hal ini Kakanwil mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang yang menyambut baik upaya pembinaan tilawatil Quran.

Ahmadi mengharapkan dengan upaya ini mampu mendongkrak kualitas penguasaan tilawah bagi para qari/qariah sehingga siap terjun pada musabaqah baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Lebih lanjut Kakanwil mengharapkan pembinaan tilawatil Quran bisa dilakukan secara intensif, rutin dan dilakukan pendampingan sehingga benar-benar terarah. “Tidak hanya terbatas pada tilawah saja tetapi seluruh cabang yang biasa dilombakan akan dilakukan pembinaan mulai dari tilawah, tahfidz, dan tafsir”, kata Ahmadi di hadapan peserta.

Pembinaan integral mulai dari para qori dan qoriah, para pembina dan orang tua menjadi hal yang sangat menentukan dalam keberhasilan sebuah pembinaan. Jika dilakukan secara komprehensif, kontinyu, dan terprogram apalagi jika bisa dilaksanakan dalam sebuah lembaga yang secara khusus memberikan pembinaan sepanjang tahun kepada para qari dan qariah, Ahmadi yakin prestasi Jawa Tengah dalam MTQ bisa lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Batang mempunyai komitmen yang tinggi dalam pembinaan kehidupan keagamaan khususnya dalam peningkatan kualitas tilawatil Quran dengan mengalokasikan anggaran untuk lembaga keagamaan, TPA, maupun pengembangan tilawatil Quran. “Mohon doa restu semoga apa yang kami lakukan diridhoi Allah swt dan diberikan keselamatan dan kesuksesan sehingga membawa manfaat bagi pengembangan kehidupan beragama khususnya pengembangan tilawatil Quran”, harap Nasikhin, Sekda Kab. Batang dalam sambutannya mewakili Bupati. Dia mengharapkan kepada peserta untuk bisa mengikuti pembinaan ini dengan sebaik-baiknya sehingga bisa mengembangkan sekaligus menunjukkan Quran. (fat)