Kakanwil : Lulusan Madrasah Siap Berkiprah di Masyarakat

Semarang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Jamun, Kepala Kankemenag Kota Semarang, Moh. Habib, Kasi Penmad, Azhar Wibowo,  Camat Pedurungan, Para Mantan Kepala MTsN  Semarang, para pengawas, komite madrasah dan para Kepala Madrasah Negeri Kota Semarang pagi ini, Senin (14/11) turut hadir dalam acara peresmian gedung baru MTsN 2 Semarang di Jalan Arteri Sukarno-Hatta Kalicari Pedurungan Kota Semarang.

Gedung baru tersebut, menurut Junaedi, Kepala MTsN 2 Semarang, dibangun diatas tanah seluas 3.600 m2 milik Kementerian Agama RI yang dibeli dengan dana APBN 2013 sebesar Rp 5 miliar dan pada 2014 sebesar Rp 1 miliar. Sebanyak 6 RKB selesai dibangun 2 lantai, pembangunan pagar keliling dan pengurugan tanah yang menelan biaya sebesar Rp 1.714.000.000.Sedangkan gedung lama di Jalan Citarum akan diambil kembali oleh Pemerintah Kota Semarang paling lambat  tahun 2020 yang akan datang.

“Saya berharap kedepan memperoleh anggaran untuk pembebasan lahan untuk memperluas tanah madrasah,” harap Junaedi.

Farhani, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa capaian prestasi bidang pelayanan di Kementerian Agama sangat menggembirakan. Hal ini tidak lepas dari komitmen para aparatur untuk meningkatkan kualitas pelayanan termasuk juga dalam bidang pendidikan.

“Bahkan menurut lembaga survey Saiful Mujani, Kementerian Agama menduduki rangking kedua  terbaik setelah kementerian perikanan dalam  bidang pelayanan dan kinerja kementerian dan lembaga,” kata Farhani.

Perhatian pemerintah dalam peningkatan lembaga pendidikan diadakan sangat besar, demikian pula kepercayaan masyarakat kepada madrasah juga meningkat, hal ini dibuktikan dengan peningkatan jumlah peserta didik cukup signifikan, hingga tidak sedikit madrasah yang tidak mampu menampung pendaftar baru.

“Saya sampaikan kepada para Kepala Madrasah Negeri untuk jemput bola dalam rekrutmen peserta didik baru sehingga pendidikan peserta didik bisa bersambung setiap jenjangnya,” imbuhnya.

Selanjutnya diharapkan seluruh pengelola pendidikan di lingkungan Kementerian Agama agar mempersiapkan peserta didiknya sebaik mungkin agar siap terjun dalam masyarakat khususnya dalam hal keagamaan.

“Lulusan masalah harus mampu menjadi imam shalat, muadzin, maupun memberikan ceramah agama,” harapnya.

Mari kita berbuat yang terbaik untuk kementerian agama. Dengan cara tersebut, capaian terhadap penilaian reformasi birokrasi diharapkan bisa selalu meningkat. Saya berpesan di akhir tahun anggaran ini agar sarapan anggaran, pelaporan dan sebagainya bisa dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Komitmen untuk menjadikan Kementerian Agama lebih baik harus kita sukseskan bersama.

Usai menyampaikan sambutan, Farhani meresmikan bangunan gedung MTsN 2 Semarang dengan pembukaan tirai dan penandatanganan prasasti dengan didampingi oleh Kabid Pendidikan Madrasah, Kepala Kankemenag Kota Semarang dan Ketua Komite. (fat/gt)