Kakanwil : Media sosial dekatkan kita dengan masyarakat

Semarang – “Memasuki akhir triwulan pertama tahun 2015, menjadi wahana strategis bagi kita untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program kerja terhadap kesesuaian dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Seyogyanya kita dengan mudah menemukan program-program yang menjadi prioritas namun belum dapat dilaksanakan dan mengkaji ulang perencanaan terhadap kesesuaian arah tujuan yang ingin dicapai”, demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Ahmadi, M. Ag dihadapan para Kepala Bidang, Pembimas dan Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Aula Gedung A Kanwil saat membuka kegiatan rapat Koordinasi persiapan bahan untuk Rapat Kerja Jajaran Kementerian Agama tahun 2015 (19/03).

Rapat Kerja Jajaran Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yang rencana akan diselenggarakan pada tanggal 6 s.d. 8 April 2015, merupakan upaya menciptakan kesamaan persepsi bersama dalam membangun kemitraan dengan instansi lintas sektoral terkait, juga menjadi wahana evaluasi dalam pelaksanaan tugas, serta menggali berbagai persoalan mengemuka dari masing-masing daerah di Jawa Tengah.

Pada kesempatan itu Kakanwil menyampaikan hasil evaluasi serapan anggaran yang telah dicapai pada kurun waktu tahun anggaran 2014. “Alhamdulillah tahun 2014 realisasi serapan anggaran pelaksanaan program Jawa Tengah memperoleh hasil cukup bagus 91,16 % hal ini melebihi dari realisasi serapan anggaran nasional, namun dibandingkan dengan tahun 2013 kita mengalami penurunan, ini disebabkan oleh pencairan bantuan sosial banyak mengalami kendala”, ungkap Kakanwil.

Sedangkan pada 2015, diawal tahun sudah ada revisi terkait pengalihan perjalanan dinas menjadi belanja operasional rutin guna meningkatkan pencapaian tugas dan fungsi pada masing-masing unit kerja, serta munculnya APBNP terkait alokasi anggaran untuk tunjangan kinerja, revisi tersebut masih dalam proses dan harapannya bisa segera turun sehingga pos-pos pelayanan umum yang seharusnya sudah direalisasikan dapat segera dilaksanakan, sebagai contoh pencairan BOS untuk madrasah swasta yang hal ini sangat rentan menimbulkan polemik dimasyarakat.

Kakanwil kembali mengingatkan tentang Implementasi nilai budaya kerja Kementerian Agama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, dan bukan hanya sebagai wacana. Terbersit harapan dari Menteri Agama akan peningkatan kinerja pada tubuh aparatur Kementerian Agama dalam pelayanan terhadap masyarakat. “Budaya kerja yang telah dicanangkan oleh Menteri Agama bukan sekedar slogan atau retorika dalam setiap pembinaan saja, namun lebih merupakan perwujudan aparatur Kementerian Agama dalam mengemban tugas sebagai abdi negara untuk melayani masyarakat”, jelas Ahmadi.

Dalam rangka membangun image atau citra Kementerian Agama yang baik di masyarakat, Ahmadi mengharapkan perlunya keterlibatan aparatur Kementerian Agama khususnya para pejabat yang ada di kanwil maupun kankemenag untuk aktif dalam media sosial sehingga lebih mendekatkan diri kepada masyarakat serta mampu memberikan respon dan tanggapan terhadap pemberitaan yang mencuat dalam media sosial yang menjadi keluhan masyarakat. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah publikasi peran Kementerian Agama dalam masyarakat melalui pemberitaan kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing Kankemenag baik melalui media cetak pada surat kabar harian lokal maupun media elektronik pada website masing-masing Kankemenag dan Kanwil.

Ahmadi berharap banyak kepada seluruh jajarannya, “Kita harus lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, saat ini berbagai media sosial memudahkan kita untuk melakukannya, banyak suara-suara masyarakat memenuhi ruang media sosial terkait layanan yang ada pada kita Kementerian Agama mulai dari twitter, facebook dan whatsapp. Dengan kita aktif dalam forum media sosial tersebut kita langsung bisa memberikan jawaban, tanggapan dan sekaligus sosialisasi akan program kerja dan layanan yang bisa kita berikan, sehingga masyarakat langsung mendapatkan jawaban atau tanggapan yang benar terkait permasalahan yang mereka hadapi”.

“Apresiasi kepada jajaran Kankemenag Kab. Karanganyar, Kab. Wonogiri, Kab. Rembang dan Kota Tegal yang telah aktif memberikan kontribusi berita kegiatan daerahnya ke dalam website Kanwil, harapannya semoga Kankemenag Kabupaten/Kota yang lain bisa mengikuti baik di website masing-masing Kankemang maupun Kanwil, sehingga peran kita dalam pelayanan kepada masyarakat dapat diketahui oleh masyarakat disamping sebagai perimbangan terhadap berita-berita miring yang menyudutkan Kementerian Agama”, lanjut Ahmadi.

Menutup sambutannya Beliau mengajak seluruh jajarannya untuk meneguhkan komitmen dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya serta menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan instansi lintas sektoral dalam upaya meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. (gt)