Kakanwil Pantau UAMBN dan Kesiapan UNBK

Semarang – Dua hari berturut-turut MTs Negeri 1 Kota Semarang kedatangan tamu istimewa. Pada Selasa (18/04) dikunjungi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Farhani. Kakanwil melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Bersama Nasional (UAMBN) dan Ujian Sekolah Bersama Nasional (USBN) sekaligus meninjau kesiapan MTs N 1 dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri. Sehari sebelumnya, Siti Mutmainah, Kepala Seksi Kelembagaan Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng juga memonitoring pelaksanaan ujian di madrasah ini.

Kakanwil mengucapkan terima kasih kepada Panitia UAMBN dan USBN yang telah bekerja mempersiapkan segala sesuatu sehingga pelaksanaan UAMBN dan USBN berjalan dengan tertib, lancar dan kondusif. Monitoring bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan UAMBN dan USBN  apakah sesuai dengan post ujian sehingga ujian ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Kepala MTsN 1 Kota Semarang Mudlofir menjelaskan bahwa UAMBN dan USBN diikuti oleh 272 siswa, terbagi dalam 14 ruang. “Semua peserta hadir mengikuti UAMBN dan USBN dari hari pertama sampai hari ini. Alhamdulillah, semua berjalan lancar,” ungkap Kamad.

Dihadapan Kakanwil, Mudlofir melaporkan bahwa MTsN 1 merupakan madrasah di Kota Semarang yang pertama kali menggunakan kurikulum 2013, dan soal yang diujikan untuk UAMBN dan USBN juga sudah menggunakan kurikulum 2013.

Dalam pelaksanaan UAMBN dan USBN  peserta ujian mengerjakan soal dengan menggunakan Lembar Jawab Komputer (LJK). Untuk UAMBN setelah selesai LJK langsung diserahkan ke Kantor Kementerian Agama untuk dilakukan koreksi. Sedangkan untuk USBN (mata pelajaran PKn dan IPS), madrasah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dalam mendistribusikan soal dan koreksi. Soal USBN dibuat dengan standar soal yang sudah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang kisi-kisi soalnya disusun oleh Kemendikbud.

Selain meninjau pelaksanaaan UAMBN Kakanwil juga memantau persiapan UNBK di ruang komputer. Kepala Madrasah menjelaskan bahwa pada tahun pelajaran 2016/2017 ini madrasahnya siap melaksanakan UNBK secara mandiri tanpa meminta sumbangan dari orangtua/wali murid. “Sudah kami siapkan sarana dan perangkatnya berupa 3 (tiga) ruang laboratorium,  4 (empat) server, dan 100 komputer (45 komputer PC dan 55 Labtop) yang semua baru. Pelaksanaan UNBK di MTsN 1 Kota Semarang dilaksanakan dengan 3 sesi, masing-masing dengan  30 peserta,” terang Mudlofir.

Kakanwil mengapresiasi kesiapan MTsN 1 Kota Semarang dalam persiapan UNBK yang akan dilaksanakan 2, 3, 4, dan 8 Mei. Farhani mendoakan semoga rangkaian UAMBN, USBN dan UNBK tahun 2017 ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar, dan seluruh siswa dapat menempuhnya dengan baik serta mendapatkan hasil terbaik.amin.(mjk-ch/gt)