Kakanwil Resmi Buka KSM Tingkat Provinsi Jawa Tengah di MAN Sukoharjo

Sukoharjo- Didampingi Kepala Kantor Kemenag Sukoharjo, Muh Mu’alim,Kakanwil Kemenag Provinai Jateng H. Musta’in Ahmad membuka secara resmi kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021, (Sabtu, 18/9/2021) di MAN Sukoharjo.  Kegiatan ini digelar secara virtual melalui zoom meeting dan streaming di youtube resmi Kemenag Jateng. Kegiatan virtual tersebut diikuti oleh seluruh pejabat kemenag, ASN, guru, wali murid dan peserta didik di lingkungan kemenag jateng. Sementara kegiatan dilaksanakan secara langsung di MAN Sukoharjo dan dihadiri tamu terbatas dengan menerapkan protocol kesehatan yang ketat. Beberapa tamu yang hadir diantaranya, Kakanwil H. Musta’in Ahmad didampingi Kabid Penma Kemenag Jateng H. A. Saifulloh, Kepala Kantor Kemenag Sukoharjo didampingi Kasi Pendmad Hj. Susilo wati, Kepala Kantor Kemenag Sragen Ihsan Muhadi dan Kepala MAN Sukoharjo bersama pengawas MAN sukoharjo didampingi wakil kepala madrasah bidang kurikulum, kesiswaan, humas, sarpra dan kepala TU.

“Hari ini saya tidak sendiri saya ingin merasakan aura semangat berkompetisi di MAN Sukoharjo kampung halaman saya,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Jateng yang hari itu hadir secara langsung meresmikan Pembukaan KSM tingkat Provinsi Jateng 2021.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukurnya dalam menghadapi kemajuan tekhnologi yang semakin berkembang, namun kemajuan ini menghadirkan kekhawatiran perilaku yang bias menyimpang dari norma-norma yang dipegang bersama. Oleh karena itu masyarakat sekarang ini menaruh harapan yang besar pada Madrasah untuk dapat mengantarkan peserta didik mencapai kemajuan dan kegemilang namun tidak kehilangan sendi-sendi sebagai mausia yang beriman dan bertaqwa pada Tuhan.

“Madrasah sekarang sangat diminati oleh masyarakat, oleh karena itu proses pembelajaran yang ada di Madrasah harus terus ditingkatkan seiringi dengan tuntutan dan harapan masyarakat. Maka iklim kompetisi diantara kita semua harus terus dijaga dengan baik ditengah suasana kolaborasi sekarang ini,” terangnya..

Menurut beliau KSM ini merupakan wahana kompetisi yang mengkolaborasikan antara sains dengan konteks nilai-nilai keislaman. Beliau menambahkan bahwa ada 3 hal yang bias dilakukan oleh orang tua ataupun pembimbing agar anak-anak bias secara sehat tumbuh dengan baik, yang pertama adalah memberi kebebasan dalam memberi respon menghadapi permasalah, kedua adalah membangun kemandirian. Yakni dengan memberi kesempatan anak untuk dapat menyelesaikan permasalahannya sendiri. Dan ketiga adalah pendampingan, disinilah peran orang tua dibutuhkan dalam memberi saran nasihat dan motivasi pada anak untuk kembali bangkit agar siap kembali berkompetensi.

 “Kompetisi secara sehat adalah mempersiapkan anak untuk menjadi yang terbaik bagi dirinya dan mampu menghadapi setiap tantangan bukan mengalahkan atau menjatuhkan yang lain. Kalah  menang adalah konsekuensi didalam kompetisi bahkan kehidupan, dan bukan tujuan utama dalam kompetisi,” pungkasnya. 

Sebelumnya A. Saifuloh saat menyampaikan laporan pembuka dalam acara malam itu. jumlah pendaftar KSM nasional yang cukup menggembirakan, dan Jawa tengah menjadi peserta terbanyak kedua setelah Jawa Timur yaitu mencapai 14.077 pendaftar. Sementara KSM tingkat provinsi Jawa Tengah Tahun 2021 ini diikuti oleh sebanyak 1.127 peserta yang terdiri dari para juara I,II, dan III KSM Kabupaten Kota. Besar harapan semua pihak dengan berjalannya KSM Tingkat provinsi ini dapat menjadikan Madrasah makin hebat bermartabat dan mandiri berprestasi.(sj/djp/rf)