Kankemenag Banyumas Raih 2 Penghargaan BAZNAZ Award

Purwokerto – BAZNAS Banyumas berikan penghargaan BAZNAZ Award pada lembaga/instansi, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), maupun perorangan yang mencatatkan prestasi selama tahun 2016. Sepuluh kategori penghargaan tahun ini diberikan usai upacara Peringatan Hari Jadi Banyumas ke-446 di Alun-alun Purwokerto, Rabu, 22/02. Tahun ini, Kantor Kementerian Agama Banyumas meraih dua kategori penghargaan yaitu Kategori Dinas & Instansi Pengumpul ZIS terbanyak Kedua Tingkat Kabupaten dan Kategori perolehan terbanyak Pertama UPZ tingkat Kabupaten.

Menurut Kasubbag TU sekaligus Ketua UPZ Kankemenag Banyumas, Akhsin Aedi merasa bersyukur menerima penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, setiap bulannya UPZ Kankemenag bisa mengumpulkan dana ZIS sebesar 85 – 90 juta, tahun 2016 kurang lebih dalam satu tahun terkumpul 1 miliar. Terbanyak kedua tingkat Kabupaten adalah UPZ Polres Banyumas sekitar 600 juta, ketiga RM Sambel Layah sekitar 450 juta setahunnya,” papar Akhsin.

Lebih lanjut Akhsin menyampaikan bahwa 60 persen dari dana yang terkumpul disetor ke BAZNAZ Kabupaten dan sisa 40% dikelola sendiri oleh UPZ Kankemenag Banyumas. “Kami biasa mengadakan pembagian zakat dari UPZ setahun dua kali, yaitu saat bulan Romadhon dan diujung tahun pas menjelang HAB Kemenag,” tambah Akhsin.

Ketua Umum BAZNAS Banyumas melalui  Sekretaris 2 Agus Setiawan memberikan apresiasi luar biasa  kepada seluruh UPZ yang ada di wilayah pemerintah Kabupaten Banyumas, serta semua pihak yang senantiasa memberikan kontribusi dan partisipasi aktif selama ini. Berkat kerja keras selama ini,  perkembangan dan perolehan ZIS mengalami kenaikan cukup signifikan. Pada 2016, perolehan ZIS mencapai Rp 6,3 miliar melebihi dari target perolehan Rp 6 miliar. Serta mampu memberi manfaat  lebih kepada masyarakat Banyumas.

 “Target pada tahun 2017 sebesar 7 miliar, kami optimis bisa mencapai target tersebut, karena pada 2013 pun sudah dihitung potensi zakat dari ASN saja bisa mencapai 13 miliar. Dana yang terkumpul akan kami salurkan melalui program benah dan bedah rumah bagi warga Banyumas yang tidak mampu. Kemudian mulai tahun 2017 kami menyasar kaum disable sebagai penerima zakat sekitar 100 orang”, kata Agus.

Tentunya, seiring dengan meningkatnya perolehan ZIS tersebut, BAZNAS Banyumas berharap mampu berbagi manfaat lebih dan kepedulian kepada sesama. Khususnya para fakir miskin di berbagi penjuru wilayah Kabupaten Banyumas.(hk/bd)