Kankemenag dan FKUB Samakan Persepsi

Boyolali – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Boyolali menggelar rapat koordinasi terkait program kerja dan persamaan persepsi tentang bantuan operasional FKUB  melalui Kementerian Agama (Rabu, 08/02).

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Boyolali yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Askin dihadapan Pengurus FKUB dan ASN Kantor Kementerian Agama Kab. Boyolali yang bertugas mendampingi FKUB  menyampaikan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama adalah salah satu program yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah khusunya dari Presiden Republik Indonesia. Presiden melalui Menteri Agama selalu memantau kondisi kerukunan umat beragama yang ada di daerah. Terutama daerah-daerah yang rawan konflik kerukunan.

“Kabupaten Boyolali pada tahun 2016 kemarin termasuk salah satu kabupaten yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah terkait adanya konflik beragama di wilayah Kabupaten Boyolali”, jelas Askin.

Konflik antar organisasi keagamaan dengan masyarakat tersebut sempat menjadi headline di beberapa media nasional. Maka dari itu, pada tahun 2017 dalam DIPA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali terdapat anggaran khusus untuk pembinaan kerukunan umat beragama pada daerah yang telah terjadi konflik.

Selanjutnya, KH. Habib Masturi selaku ketua FKUB menyampaikan terkait peran FKUB Kab Boyolali selama ini adalah menyosialisasikan pentingnya kerukunan umat beragama.

“Sosialisasi yang dilakukan FKUB pada tahun 2016 kemarin adalah dialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Alhamdulillah dialog tersebut telah dilaksanakan di 19 Kecamatan se Kabupaten Boyolali”, terang KH. Habib Masturi. Lebih lanjut lagi K.H Habib Masturi mennyampaikan bahwa untuk tahun 2017 FKUB berniat melakukan dialog serupa namun dengan lingkup yang lebih kecil, sehingga spirit kerukunan umat beragama bisa sampai ke masyarakat.

Habib Masturi juga berterima kasih atas bantuan operasional FKUB yang diterima dari Kementerian Agama. “Bantuan operasional tersebut sangat berguna terutama untuk kegiatan operasional FKUB dalam mengadakan dialog di tingkat kecamatan” tuturnya.(jaim/Wul)