Kankemenag membagi Rumus Panen Kekayaan Barokah pada Pembinaan ASN/NON ASN dan Halal Bihalal 1442 H di MIN Kota Semarang.

Semarang – MIN Kota semarang mengadakan Pembinaan ASN/NON ASN dan Halal Bihalal di MIN Kota Semarang  (7/6) . ikut hadiri H.Muhdi selaku Kan kemang Kota Semarang, yang didampingi oleh H Fakhrurrazi selaku Kasi Dikmad, H.Imron Rosyadi selaku Pokjawas dan Hj. Sriyati sebagai pengawas kec.gunungpati. Acara ini dilaksanakan dalam rangka pemberian pembinaan, motivasi dan mengecash semangat ASN/NON ASN dan Halal Bihalal di MIN Kota Semarang dalam berdinas di era covid-19.

Mengawali acara menyanyikan Indonesia Raya yang di pimpin langsung oleh Anita Azizah. Di lanjutkan sambutan Nadzib sebagai kepala Madrasah MIN Kota semarang menyampaikan,” perkembangan MIN Kota semarang telah di lirik oleh masyarakat terbukti Pada PPDB Tahun pelajaran 2021/2022 anemo masyarakat sangat tinggi. Penjaringan hanya di buka sehari sudah memenuhi kuota, dengan demikian Civitas Madrsah tidak bisa menerima semuanya karena kondisi sarana prasarana yang kurang sehingga hanya menerima 3 kelas siswa baru pada PPDB Tahun Pelajaran 2021/2022”, ungkap Nadzib.

Manusia hanya bisa merencanakan tetapi Alllah swt yang mengatur segalanya. Di sela-sela jadwal yang padat banyak acara yang harus di selesaikan sangat banyak seperti berlari sprin, H.Muhdi mengucap syukur Alhamdulillah bisa sholat dhuhur di Mushola MIN Kota Semarang.

Pada Acara itu H. Muhdi menerangkan bahwa, “ Orang yang banyak salah dan dosa adalah ketika semakin banyak bertemu dan berurusan. Jika tidak pernah bersua atau jarang bertemu akan berkurangnya dosa. Seperti saya sering bertemu dengan bapak/ibu guru ASN dan NON ASN di MIN Kota semarang. Kemunginan tidak ada dosa diantara kita”,terangnya.

“Akan tetapi Sebuah Hadist yang masyhur sering kita dengar,“Seluruh anak Adam itu bersalah, dan sebaik-baik yang bersalah adalah mereka yang senantiasa bertaubat.” Saya menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan selama ini. Dalam menyampaikan pembinaannya, Beliau menerangkan “ Niatkan segala segala sesuatu di niati ibadah kepada Allah Allah swt mencari ridho menuju ampunan, jangan sampai memiliki niat lain yang memburu hawa nafsu duniawi. Apalagi dalam kondisi sekarang ini covid-19 masih terus mewabah”. Ungkap H. Muhdi

“Semua kegiatan banyak resikonya dan harus terus berhati-hati menerapkan Protokol kesehatan di manapun kita berada. Untuk terus berdinas di tengah-tengah kondisi seperti ini, Semuanya yang mengatur dan menciptakan alam semesta ini adalah Allah swt. Kita terus perbaiki ibadah, istiqomah, tambahi ibadah sunahnya,selipkan pada setiap do’a minta kepada Allah swt agar covid-19 segera di bersikan di bumiNYA”, pungkasnya.

Di akhir acara H. Muhdi memberikankan Rumus Panen Kekayaan Barokah pada Pembinaan ASN/NON ASN dan Halal Bihalal di MIN Kota Semarang. Di antaranya pertama bersihkan kekayaan kita selama setahun di akhir ramadan dengan mengeluarkan zakat Mal. Kedua menyembelih qur’ban pada tanggal 10 dzulhijah dan yang ketiga berilah santunan anak yatim nemampunya pada tanggal 10 muharam. Keempat beliau meneruskan buatlah gerakan shodaqoh semampunya jika bisa tenaga dan fikiran sudah baik,tetapi lebih baik sisihkan sebagian penghasilan kita di berikan pada keluarga yang utama kemudian tetangga dekat berkutnya tetangga jauh. Akhirny a beliau berpesan,Jangan mudah marah, jangan mudah memburu hawa nafsu dan jangan mudah berhutang,jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain agar hidup kita tentram,terangya.(fw/HumasDM/bd).