Kankemenag Mengapresiasi Langkah Yang Ditempuh MAN

Wonosobo – Banyak cara yang dilakukan sekolah untuk mengapresiasi siswanya yang berbakat. Sebut saja, apresiasi dalam bentuk beasiswa, uang pembinaan prestasi, dan diberi jatah uang saku setiap tahunnya.

Apresiasi semacam itu yang diberlakukan di MAN Wonosobo. Bahkan, di Madrasah Aliyah Negeri Wonosobo ini juga berkomitmen tetap memberikan apresiasi kepada siswa yang mendapatkan prestasi saat masih SMP atau sebelum sebelum ia masuk MAN.

“Kepada calon siswa yang berprestasi saat SMP juga kita apresiasi. Bentuknya uang pembinaan, bebas biaya SPP, mendapat seragam gratis. Besarannya menyesuaikam torehan prestasinya,” ujar Humas MAN, Ma’ruf dijumpai di kantornya.

Ia menjelaskan, apresiasi itu diberikan kepada siswa yang berprestasi baik dalam hal akademik, maupun ke-olahragaan. Apresiasi diberikan kepada siswa/calon siswa yang memperoleh juara dalam event berjenjang yang diselenggarakan oleh Dikpora maupun Kemenag.

“Apresiasi yang ingin kami berikan semata-mata untuk menjaga semangat siswa. Agar tidak cepat merasa puas diri dan tetap mau mengembangkan bakatnya saat mereka menempuh di sekolah MAN ini,”ujarnya.

Guru olahraga MAN Wonosobo, Solahudin menambahkan, adanya program pembinaan prestasi siswa ini terbukti sangat efektif untuk menjaga semangat siswa. Karenanya, di setiap event lomba olahraga, murid MAN kerap naik podium sebagai juara.

“Kemari di kejurkab badminton, siswa kami berhasil mendapat juara 1 tunggal putra dewasa, juara 1 ganda putra dewasa dan juara 2 tunggal dewasa. Di kejurkab 2016 lalu juga hampir sama, kita dapat juara 2 dan 3 tunggal putra, dan juar 2 ganda,” katanya.

Dukungan sekolah dalam bentuk apresiasi dalam beragam ini juga dianggap sangat penting. Terutama untuk menjaga semangat dan mood siswa berlatih.

“Adanya capaian capaian tertentu, membuat siswa merasa tertantang sehingga giat berlatih. Inilah cara kami mendukung bakat siswa. Tidak hanya yang bersifat akademik, preatasi non akademik juga kami apresiasi,” ucapnya.

Untuk diketahui, Madrasah Aliyah Negeri ini memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler untuk menumbuh-kembangkan bakat siswa. Mulai dari ekstrakurikuler bola voley, sepak bola, basket, futsal, taekwondo, dan bulutangkis. Adapun yang bersifat akademik (pembelajaran) seperti KIR, KSM (kompetisi sains madrasah) iro’ah, BTQ dan tahfizd.

Mengetahui langkah yang ditempuh pihak MAN, Kankemenag mengaku sangat mengapresiasi. Seperti yang disampaikan Kabag TU Kankemenag, Cahyo Sukmana, Selasa (25/4). Langkah mengapresiasi bakat siswa ini selaras dengan tujuan Kankemenag. Yakni menjadikan siswa yang lebih berakhlak, memiliki tubuh yang sehat, baik fisik maupun mental.

“Saya memastikan, jika siswa tersalurkan bakatnya. Kemungkinan siswa terjerumus ke hal-hal negatif semakin kecil. Alasannya sederhana, mereka menemukan dunianya. Ia bisa mengeksorasi diri. Jadi langkah yang dilakukan MAN sudah sangat tepat. Kami sangat mendukung,” pungkasnya.(humas/Af)