Kankemenag Sragen Usung Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan Untuk Pembinaan Penyuluh Agama Islam

Sragen – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, H. Hanif Hanani mengungkapkan bahwa Penyuluh Agama sering disinggung Menteri Agama berkenaan peran pentingnya di masyarakat. Hal itu disampaikan Hanif Hanani saat menyampaikan pengarahan pada Pembinaan Penyuluh Agama Fungsional dan Non PNS Kankemenag Kab. Sragen, Kamis (10/06) di Aula 2 setempat.

“Gus Menteri sering sampaikan di beberapa forum tentang kebanggaannya kepada panjenengan para penyuluh. Panjenengan adalah orang terdepan yang bisa menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah khususnya kebijakan Kementerian Agama,” kata Hanif Hanani.

“Selain menjadi penyambung kebijakan kami, panjenengan juga penyambung lidah masyarakat kepada kami, kritik dan masukan dari masyarakat tentu panjenengan yang paling tahu, karena langsung berada di masyarakat,” tambah Kakankemenag.

Kepada para penyuluh, Hanif Hanani juga mengharapkan agar para penyuluh ikut menyampaikan informasi yang benar terkait kebijakan penundaan keberangkatan ibadah haji tahun 2021. “Banyak informasi hoax yang beredar di masyarakat tentang kebijakan penundaan keberangkatan haji. Saya harap para penyuluh bisa jelaskan kepada masyarakat untuk menangkal berita bohong yang beredar,” pesan Kakankemenag.

Pembinaan penyuluh agama tersebut diikuti oleh 193 peserta dibagi dalam 3 sesi tanggal 10 dan 11 Juni, agar penyelenggaraan dapat terlaksana sesuai protokol kesehatan. Selain narasumber dari Kankemenag Sragen, panitia menghadirkan narasumber KH. Minanul Azis dari Majelis Ulama Indonesia dan Suprapto dari Kesbangpol Kabupaten Sragen.

Tema pembinaan penyuluh adalah Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan. Tema ini penting ditengah lunturnya pemahaman islam wasathiyah dan pudarnya wawasan kebangsaan masyarakat Indonesia. (ira/qq)