Kankemenag Wonogiri dan IAIN Ponorogo Adakan Workshop Peningkatan Kapasitas Guru BK

Wonogiri _  Kankemenag Wonogiri bekerjasama dengan IAIN Ponorogo mengadakan kegiatan Workshop peningkatan kapasitas guru BK di Kabupaten Wonogiri, Senin (11/02) di Aula Kankemenag Wonogiri, yang di ikuti guru BK dari Madrasah Aliyah (MA) sekabupaten Wonogiri dan SMK, SMA di Kota gaplek, acara di buka Kasi Pendidikan Madrasah, Fauzi Rohman Jauhari.

Dalam sambutan pembukaannya Kasi Pendidikan Madrasah menyampaikan bahwa guru bimbingan Konseling atau konselor memiliki tugas, tanggungjawab, wewenang dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling terhadap peserta didik. Tugas guru bimbingan konseling dan konselor terkait dengan pengembangan diri peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, dan kepribadian peserta didik di sekolah/madrasah.

Tugas guru Bimbingan Konseling atau Konselor menurut Fauzi, adalah melaksanakan pelayanan bimbingan konseling dimulai dari menyusun program bimbingan, melaksanakan program bimbingan, mengevaluasi pelaksanaan bimbingan, analisis hasil pelaksanaan bimbingan, dan tindak lanjut dalam program bimbingan terhadap peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya yaitu sekurang-kurangnya 150 peserta didik asuh setiap guru Bimbingan dan Konseling dan paling banyak 250 peserta didik asuh.

Secara lebih khusus konteks tugas guru Bimbingan dan Konseling pada jalur pendidikan formal khususnya jenjang sekolah menengah atas  baik di MA/SMA/SMK merupakan habitat yang paling subur, karena dijenjang ini guru Bimbingan dan Konseling dapat berperan secara maksimal dalam memfasilitasi peserta didik mengaktualisasikan segala potensi yang dimilikinya.

“Jadi Guru BK atau Konselor harus melaksanakan tugas tidak untuk kepentingan atau kebutuhan diri sendiri, melainkan untuk kepentingan banyak orang terutama siswa dan claint, yang sangat membutuhkan kita. Orang-orang mempercayai kita sebagai konselor, yang dianggap mampu memberikan solusi, memberikan motivasi maka sudah selayaknya diri kita, menjadi uswah atau penutan bagi yang lainnya” Jelas Fauzi.

Fauzi tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada civitas IAIN Ponorogo atas kerjasamnya, dia berharap lewat kegiatan kerjasama ini mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas guru BK di Kabupaten Wonogiri, utamanya dalam mendampingi dan menfasilitasi peserta didik dalam mengaktulisasikan potensi dan memotivasi para murid apalagi mereka kaum melinial, penerus generasi bangsa. (Mursyid_heri)