Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal Gelar Rakor FKUB

Tegal- Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Pemerintah Kota Tegal menggelar rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Rabu (31/01) di Aula Kantor Kesbangpolinmas

Acara tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh kepala Kesbangpolinmas, Mohamad Afin didampingi Kasubbag TU Kemenag Kota Tegal, Agus Seri serta dihadiri oleh seluruh pengurus FKUB, Humas Kesbangpolinmas dan Tim Pengendali Kerukunan Umat Beragama tingkat Kota Tegal.

Dalam arahanya,  Mohamad Afin mengatakan FKUB merupakan Forum (wadah) yang sangat strategis dalam memberikan rasa tenteram dan aman bagi seluruh umat beragama, terutama saat menjelang pilkada di tahun politik ini, dimana FKUB harus bisa berperan aktif menjejukan umat.

FKUB jangan mudah terprofokasi pada kampanye hitam yang menjurus kepada pemecah belah kerukunan umat, tetapi justru ikut menjaga stabilitas dan keamanan negara di tahun politik ini, “ujar Afin.

Ia menambahkan “Pada prinsipnya, tujuan FKUB harus mampu menjaga stabilitas negara dan daerah dari segi kerukunan, jika stabilitas terjaga, maka pemerintah bisa melaksanakan berbagai program untuk kepentingan kesejahteraan rakyat, imbuh Afin

Ia berharap, FKUB maksimal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, sehingga dapat mencegah terjadinya konflik vertikal maupun horizontal yang mengatasnamakan agama, yang selama ini tidak pernah terjadi di Kota Tegal. “Kita sudah rukun, saling berbaur satu sama lain antar umat beragama, dan ini harus kita jaga terus,” harap Afin.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama KakanKemenag Kota Tegal melalui Kasubbag TU, Agus Seri menyampaikan koreksinya terhadap konerja FKUB untuk dua tahun terakhir yaitu di tahun 2016 dan 2017, yang mana permasalahan kecil yang dapat menghambat kinerja harus segera diselesaikan, sehingga di tahun 2018 sudah eksis dalam merealisasikan visi dan persepsi isu aktual yang terjadi di masyarakat.

Tidak mengalami kebuntuan

Oleh karenanya Ia berharap dengan diadakannya rapat koordinasi ini, sebuah organisasi terutama FKUB tidak akan mengalami kebuntuan, secara rutin dan periodik kami mohon untuk selalu diadakan konsolidasi dan koordinasi semacam ini, “harap Agus.

Mari kita wujudkan optimalisasi peran dan kinerja FKUB di tahun 2018, baik dalam hal toleransi antar umat beragama, harmonisasi dengan Pemerintah serta mampu mempertanggung jawabkan laporan kinerjanya dalam bentuk realisasi pemanfaatan anggaran dari Pemerintah, “pungkas Agus. (IM/rf)