Kapolsek Ampelgading jadi Khotib dalam Safari Sholat Jumat

Pemalang – Kepala Polsek Ampelgading, Heryadi Nur mengajak masyarakat Kecamatan Ampelgading untuk bersama-sama menjaga ukhuwah di bulan Ramadhan ini. Hal tersebut ia sampaikan dalam khutbahnya saat kegiatan safari Sholat Jumat yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pemalang di Masjid Baitut Taqwa Desa Karangtalok Kecamatan Ampelgading, Jumat (2/6).

Bukan pada kegiatan kali ini saja pelaksanaan safari sholat Jumat dengan petugas khotib dari unsur TNI/Polri. Kegiatan semacam ini sudah berjalan hampir satu tahun. Keterlibatan anggota TNI/Polri sebagai khotib dimaksudkan agar aparat bisa lebih dekat dengan masyarakat khusunya umat Islam. Aparat keamanan bukan hanya bertugas dalam menjaga ketertiban namun bisa juga memberikan penerangan kepada masyarakat melalui syiar agama.

Selaku khotib, Heryadi Nur menuturkan keberagaman di Indonesia merupakan keniscayaan akan sunatullah. Umat Islam di Indonesia harus bisa menerima keberagaman di Indonesia.

Senada dengan Kapolsek, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, Taufik Rahman mengajak umat Islam untuk menjaga kerukunan intern umat beragama maupun antar umat beragama sesuai konsep Islam yang rahmatan lil’alamin.

“Islam merupakan agama rahmatan lil’alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta. Umat Islam harus bisa memberikan contoh kepada pemeluk agama lainnya dalam hal toleransi beragama. Apabila ada perbuatan radikal dan teroris yang mengatasnamakan Islam maka pada hakikatnya tidak sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil’alamin,” tegas Taufik dalam sambutannya setelah sholat Jumat.

Hadir bersama Kepala Kankemenag antara lain Kepala Seksi Pendidikan Madrasah dan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kankemenag. Turut hadir Camat, Danramil, Kepala KUA, Pengawas Madrasah, dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Ampelgading.

Umat Islam di Indonesia harus ikut memperjuangkan tegaknya NKRI. Umat Islam di Indonesia mempunyai dua orang tokoh besar yang bisa dijadikan panutan. Beliau adalah Ky. H. Hasyim Asy’ari pendiri Nahdhatul Ulama dan Ky. H. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah.

“Kedua tokoh tersebut turut mendukung kemerdekaan dan keberlangsungan NKRI dengan landasan Pancasila dan Undang-undang Dasar tahun 1945. Mewujudkan NKRI yang darussalam, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujar Taufik.

Di akhir acara, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kankemenag memberikan bantuan untuk Masjid Baitut Taqwa dan mustahik Kecamatan Ampelgading sebesar Rp10 juta. Bantuan diserahkan oleh Kepala Kankemenag beserta Muspika Ampelgading. Taufik juga menyerahkan 10 mushaf Al-Qur’an untuk masjid dan mushola di Desa Karangtalok. (fi/rf)