Karsono Bakar Semangat Pramuka sebagai Generasi Jenderal Soedirman

Purbalingga – Jenderal Soedirman adalah seorang pejuang kemerdekaan yang dengan gagah berani berjuang mengusir penjajah dari Tanah Air demi tegaknya NKRI. Hal tersebut ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Karsono dalam sambutannya pada Upacara Penutupan Perkemahan Pramuka Madrasah (PPM) ke-1 Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (05/01) di Lapangan Bumi Perkemahan Munjuluhur Desa Karangbanjar – Bojongsari tersebut diikuti 720 Pramuka Penggalang beserta para Bina Damping, segenap panitia penyelenggara kegiatan dan tamu undangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Purbalingga, Trisnanto Sri Hutomo.

“Kalian adalah anak-anak warga Purbalingga. Jenderal Soedirman adalah seorang Panglima Besar, pejuang kemerdekaan yang dilahirkan di Rembang – Purbalingga. Maka kalian berhak mewarisi semangat juangnya. Kalian adalah generasi penerus Jenderal Soedirman yang berani mengusir penjajah dari Tanah Air,” ucap Karsono membakar semangat.

“Siapkan diri kalian karena beberapa waktu yang akan datang kalianlah yang harus menggantikan generasi saat ini untuk memimpin dan menjaga negeri dan bangsa ini,” imbuhnya.

Ketua Panitia, Ikhwandi Arifin menjelaskan, dari hasil penilaian Kontingen Kecamatan Kejobong meraih posisi teratas, dengan meraih Juara I Lomba K3 Perkemahan Putra, Juara I Lomba K3 Perkemahan Putri serta Juara II Lomba Hadroh Modern.

“Pada Cabang Tahfizh posisi 1,2 dan 3 masing-masing adalah Kontingen Kecamatan Purbalingga, Kalimanah dan Bukateja. Pada Cabang Hadroh Modern urutan kejuaraannya Kontingen Kecamatan Kertanegara, Kejobong dan Karangmoncol. Untuk Lomba K3 Perkemahan Putra dan Putri posisi Juara I diduduki Kontingen Kejobong, Juara II Kontingen Kaligondang. Kecamatan Karangmoncol meraih Juara III K3 Perkemahan Putra sedangkan Juara K3 Perkemahan Putri diduduki Kecamatan Bukateja,” jelas Ikhwandi.

Hiburan Sulap dan dan Atraksi Sirkus

Kegiatan penutupan PPM ke-1 yang berlangsung hingga menjelang tengah malam tersebut diselingi atraksi Sirkus dan Sulap Grup Jarwo The Mick Jabrik Show dari Kalapacung – Bobotsari. Beberapa atraksi sirkus yang disajikan di antaranya menelan api obor, permainan tali, permainan bola dan mangkok, permainan kartu serta unjuk kekuatan dengan tongkat di dahi. Penampilan sulap yang juga melibatkan para peserta PPM terasa cukup menghibur di sela-sela pengumuman hasil kejuaraan lomba yang ditunggu-tunggu. (sar/gt)