Karu Karom Tugas Mulia

Karu Karom Tugas Mulia

Demak, peran ketua regu dan ketua rombongan sangatlah penting karena mereka adalah ujung tombak pelaksanaan ibadah haji, mereka berhadapan langsung dengan jamaah haji untuk melayani tamu-tamu Allah di masing-masing regu dan rombongannya, salah satu komitmen ketua regu dan ketua rombongan adalah regu dan rombongan, hal ini disampaikan Kepala kantor kemenag Kab. Demak pada acara pembekalan  tugas ketua regu dan ketua rombongan, Kamis 12 Juli 2018 di gedung IPHI Kab. Demak.

Ketiatan tersebut diikuti oleh 149 ketua regu (KARU) dan 37 Ketua Rombongan (KAROM), Samsudin di hadapan para karu dan karom menjelaskan secara rinci tugas dari karu dan karom sebagai berikut :

Ketua regu mempunyai tugas membantu pelaksanaan tugas ketua rombongan sebagai pembantu petugas yang menyertai jamaah (petugas Kloter) dibidang pelayanan umum, ibadah dan kesehatan, sedang funsi ketua regu, meneruskan informasi dari ketua rombongan dan ketua Klote, mengatur, membantu dan menjaga anggota regunya agar tetap utuh, aman tertib serta lancer selama dalam perjalanan melaksanakan ibadah haji dan yang tidak kalah pentingnya menyelesaikan atau melaporkan permasalahan pada ketua rombongan, jelas Samsudin.

Sedang tugas dan funsi ketua rombongan menurut Samsudin membantu pelaksanaan tugas ketua Kloter TPHI yang menyertai jamaah haji dibidang pelayanan umum dan ibadah, adapun fungsi ketua rombongan : meneruskan informasi dan petunjuk-petunjuk dari petugas kloter/TPHI dan TKHI, mengatur, membantu dan menjaga anggota rombongannya agar tetap utuh, aman, tertib dan menyelesaikan dan melaporkan permasalahan-permasalahan kepada ketua kloter.

Walaupun tugas ketua regu dan ketua rombongan gamblang dan mudah dipahami, namun Samsudin yakin persoalan masalah seputar haji pasti ada, untuk itu samsudin meminta kepada semua ketua regu dan ketua rombongan untuk bisa menjalankan amanah itu dengan penuh tanggung jawab, bekerja keras, sabar tegar, cerdas, cepat dalam merespon permasalahan yang terjadi, seluruh petugas haji harus memiliki komitmen yang kuat untuk melayani dan memuliakan tamu Allah, Pintanya.

Terakhir samsudin memberikan motivasi pada Karu dan Karom bahwa Allah SWT pasti akan menolong dan meudahkan hambanya yang ikhlas dalam membantu sesamanya, jangan menganggap ketua regu dan ketua rombongan sebagai beban, apalagi sebagai suatu ujian, namun jadikan tugas mulia ini sebagai amanah, menjadikan sarana untuk memperoleh Ridlo dari Allah SWT, kuatkan niat dalam melanjutkan segala kebaikan dan pengabdian terbaik dari proses pemberangkatan sampai pemulangan jamaah haji.