Kasi PD Pontren Kunjungi Ponpes Berkonsep Lingkungan Hijau di Wonosobo

Wonosobo – Sebagai wujud koordinasi dan komunikasi, Kasi PD Pontren Kankemenag Kab. Wonosobo, Fakih Khusni, kunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Nur ‘Alan-Nur Wonosobo yang berada di Bugangan, Kecamatan Kalianget, kabupaten Wonosobo. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, (26/10).

Kunjungan Kasi PD Pontren disambut baik oleh Pengasuh Ponpes, KH. Abdurahman Efendi, diruangnnya. Dalam sambutannya, KH Abdurahman, menyampaikan bahwa pesantren Nur ‘Alan-Nur miliki desain tata letak gedung pesantren yang sangat memperhatikan lingkungan, “ponpes kami desain lingkungan hijau dengan tanaman – tanaman hiasi bidang tanah diantara bagunan-bangunan pondok,” kata KH. Abdurahman.

Pengelola pesantren meyakini bahwa suasana lingkungan yang indah dan sejuk sangat berpengaruh pada proses pembelajaran pesantren.

Tepat dihari kunjungannya, Fakih Khusni, mengatakan kedatangannya bersamaan dengan momentum program Pesantren Hijau yang tengah digalakkan oleh persantren, “terlihat tadi seluruh penghuni Ponpes baik santri maupun pengurus tengah aktif untuk menerapkan program pengelolaan sampah, pemanfaatan sumber air,”terang Fakih.

Fakih, berharap pesantren ini menjadi penyemangat bagi kepedulian pesantren terhadap lingkungannya, “semoga inisiasi ponpes dalam mengembangkan green ma’had pesantren hijau yang sejuk dan asri ini terus dioptimalkan. Dengan begitu pesantren asri betul-betul nyata dan ada di Kabupaten Wonosobo dan mampu merubah stigma terkait ponpes yang kumuh,” kata Fakih.

Sementara itu, sebelum kunjungannya ke Ponpes, Fakih Khusni terlebih dahulu menghadap ke ruangan Kakankemenag untuk menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan PD Pontren. Sebelum Fakih berangkat,Kakankemenag Kab. Wonosobo, berpesan agar dalam kunjungannya ke Ponpes disipkan pembahasan terkait moderasi beragama dan kebersihan lingkungan, “pesantren sebagai pusat keagamaan dan pusat pendidikan diharapkan punya andil perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perhatian pesantren pada lingkungan.” Kata Ahmad Farid, selaku Kakankemenag.

Ia berharap usai memperhatikan lingkungan, ponpes juga menyisipkan pembahasan moderasi beragama kepada santrinya, agar toleransi beragama dapat merambah hingga lini pesantren. ps-ws