Kasubbag TU Tekankan Kepercayaan Diri Menghadapi Lomba

Karanganyar – Menghadapi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat provinsi yang akan diselenggarakan di MAN Magelang sore ini, (23/05), Kasubbag TU pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Wiharso menekankan tentang pentingnya optimisme dan kepercayaan diri menghadapi lomba kepada kontingen dari Karanganyar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasubbag TU saat memberikan pembinaan pada acara pelepasan Kontingen KSM Kabupaten Karanganyar di halaman kantornya, (23/05). Menurutnya, disamping persiapan materi yang akan dilombakan, mental peserta lomba mengambil peran penting dalam menentukan hasil kompetisi.

“Jangan lupa niat yang baik, tulus ikhlas agar cita-cita kita diridhoi Allah SWT. Dalam menghadapi KSM ini, kalian harus optimis menjadi yang terbaik, jangan ragu dan minder. Buktikan kalau anak Karanganyar juga dapat berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional nantinya”, ucap Wiharso.

“Ingat, pokoknya harus percaya diri, percaya diri dan penuh optimisme serta keberanian”, tegasnya.

Ada 11 siswa mulai dari MI, MTs sampai MA yang mewakili Madrasah se Kabupaten Karanganyar untuk berjuang dalam ajang KSM tingkat provinsi. Sebelas peserta tersebut didampingi oleh 11 guru pendamping dan 3 pegawai dari seksi pendidikan madrasah hingga kompetisi selesai dilaksanakan.

Lebih lanjut Kasubbag TU berharap agar siswa madrasah ini mengikuti KSM dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Karena menurutnya ada tanggung jawab membawa nama Madrasah se Kabupaten Karanganyar untuk berprestasi di tingkat provinsi.

Selain memberikan pengarahan untuk peserta KSM, tidak lupa Kasubbag TU juga mengingatkan tentang pentingnya peran pendamping dalam menentukan keberhasilan anak didiknya. Menurutnya motivasi dan arahan dari bapak ibu pendamping sangat berpengaruh dalam mendorong kesuksesan siswa-siswi madrasah mengikuti kompetisi.

“Kepada bapak-ibu pendamping harus memfasilitasi anak-anak yang mengikuti lomba sebaik-baiknya. Diusahakan jangan sampai ada kekurangan yang menyebabkan proses persiapan anak-anak menjadi terganggu. Karena kalau ada sedikit saja kekurangan atau gangguan maka akan merusak konsentrasi dari anak-anak kita”, tandasnya.

Kemenag Karanganyar mengirimkan 11 peserta KSM dengan perincian 2 siswa MI yang akan mengikuti kompetisi Mapel Matematika dan IPA, 3 siswa MTs yang mengikuti kompetisi Mapel Matematika, IPA dan IPS serta 6 siswa MA yang akan mengikuti kompetisi pada Mapel Matematika, Biologi, Fisika, Geografi, Kimia dan Ekonomi. (ida-hd/wul)