KBIH Mitra Pelayanan Ibadah Haji

Karanganyar – Dalam kegiatan Pelantikan Perkumpulan Forum Komunikasi KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) di Ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, (13/01), Juliyatmono mengatakan agar KBIH bisa menjadi mitra pelayanan ibadah haji.

“Kita berharap KBIH bisa menjadi mitra pelayanan ibadah haji bersama Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah, sehingga jamaah dapat melaksanakan rukun Islam ke 5 ini dengan baik”, ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Perkumpulan Forum Komunikasi KBIH (PFKK) yang dipimpin oleh Abdul Basir, mantan Kakandepag Karanganyar ini juga dijanjikan oleh Bupati Karanganyar sebuah mobil dan dana 25 juta rupiah untuk melaksanakan kegiatannya di tahun 2018.

Lebih lanjut Bupati Karanganyar mengapresiasi atas terobosan Kementerian Agama yang menerapkan pelayanan haji satu atap di kantornya. Apresiasi yang diberikan Juliyatmono kepada Kemenag tersebut berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat tentang manfaat pelayanan haji satu atap.

“Kami dengar dari masyarakat katanya layanan haji satu atap di Kemenag berjalan dengan baik, tentu ini merupakan kemajuan terhadap model pelayanan di Kementerian Agama. Untuk itu akan kami bantu pembangunan gedung satu atap yang akan di bangun Kemenag agar layanan pada masyarakat lebih maksimal,” tandasnya.

Di akhir sambutannya Bupati Karanganyar mengajak KBIH ikut mengembangkan Kerukunan di tengah-tengah masyarakat.

Pelantikan Perkumpulan Forum Komunikasi KBIH yang dihadiri oleh Kepala Kankemenag, H. Musta’in Ahmad dan Ketua PFKK Jateng, KH. M. Efendi ini diikuti oleh empat KBIH yang ada di Kabupaten Karanganyar, diantaranya KBIH Masjid Agung, KBIH Zam-zam, KBIH Al Mukhlisin dan KBIH Ar Raudhan.

Menanggapi apa yang disampaikan Bupati Karanganyar dalam sambutannya, Ketua PFKK Jateng mengatakan bahwa KBIH bukanlah mitra sejajar, melainkan mitra pendukung Pemerintah dalam pelayanan Ibadah Haji, karena penyelenggaraannya ada di Kementerian Agama.

“Ibarat Petani, sawahnya yang mengerjakan adalah Kementerian Agama, dan peralatannya serta pupuknya adalah KBIH yang perlu untuk bersinergi agar dapat memudahkan Jamaah,” kata KH. Efendi.

Sementara itu, saat ditemui di tempat terpisah Kepala Kemenag mengatakan tentang pentingnya peran KBIH memberi pembekalan kepada calon jamaah haji. Menurutnya, Ibadah haji yang saat ini hanya dimungkinkan berangkat satu kali seumur hidup harus dilaksanakan sebaik mungkin.

“Pembekalan manasik haji bagi jamaah sangat penting, karena menurut perhitungan saat ini, kemungkinan jamaah hanya bisa berhaji satu kali seumur hidupnya. Jadi sekali itu harus berhasil,” jelas Musta’in.

Terkait dengan rencana Kementerian Agama membangun gedung baru khusus memberikan untuk pelayanan haji satu atap, Musta’in mengatakan bahwa sudah memiliki gambar untuk membangun gedung tersebut dan rencananya akan diletakkan di bagian depan kantor.

“Gambar untuk gedung pelayanan haji satu atap sudah selesai dibuat, biayanya sekitar 300 juta rupiah. Saat ini sedang proses mempersiapkan dananya, dan ketika sudah siap nanti, akan segera direalisasikan agar masyarakat semakin nyaman”, tandasnya. (ida-hd/wul)