Keberhasilan Guru Dibuktikan Dari Hasil USBN PAI

Banjarnegara – Rabu (28/02) Kementerian Agama mengadakan Rapat koordinasi dalam rangka persiapan Ujian Sekolah Berstandar Nasional khusus Pendidikan Agama Islam (USBN PAI).  kegiatan dilaksanakan  Aula Masjid Al Ikhlas di ikuti 60 peserta yang terdiri dari Kepala UPT dindipora Kecamatan, Pengurus MGMP SMP/SMA, Pengurus KKG SD sekabupaten Banjarnegara.

“USBN PAI merupakan puncak dari pembelajaran yang bisa untuk melihat sejauh mana keberhasilan pendidikan guru khusus untuk Pendidikan Agama Islam di sekolah seperti SD, SMP dan SMA/SMK.

Guru PAI untuk bimbingan dan pembinaan termasuk tanggung jawab Kemanag sesuai dengan tugas pokok fungsinya,” disampaikan Kankemenag Banjarnegara, H. Masdiro dalam sambutannya.

Melalui rakor diharapkan juga sebagai ada evaluasi kegiatan yang menjadi dasar adalah hasil ujian sebelumnya. Kakankemenag berharap terkait hasil ujian tahun lalu yang belum baik perlu diperbaiki dan disempurnakan, sedangkan yang sudah baik di tingkatkan.

“Keberadaan Pelaksanaan USBN PAI dengan prosesnya dengan niat baik guna peningkatan kualitas pendidikan walau lambat tapi pasti diharapkan mendapat porsi dan hasil seperti yang diharapkan,”ucapnya.

“Sesuai standar kelulusan siswa tentunya menjadi bukti keberhasilan guru dibinaanya kepada siswa,” lanjutnya.

Untuk tahun ini sesuai edaran Kisi-kisi dibuat pusat untuk tingkat SD dan SMP, sedangkan untuk penyusan di tingkat kabupaten. Sedangkan untuk tingkat SMA/SMK kebijakan pembuatan soal berada di tingkat provinsi.

Masdiro, menekankan bahwa USBN PAI tahun ini sesuai edaran wajib diikuti semua sekolah negeri juga swasta dan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten hukumnya wajib di laksanakan.

Untuk tahun ini terdapatnya kisi kisi untuk pembuatan esai, melalui soal bentuk ini bertujuan dalam rangka memaksimalkan mengasah kepekaan dan kecerdasan anak. Memiliki wawasan yang handal dengan membaca dan berbagi informasi informasi dan referensi dari media yang ada dan uptodate.

Harapan USBN tahun pelajaran 2017/2018 ini benar- sukses. Dimana harapan sukses perencanaan,  sukses pelaksanaan, sukses hasil dan tidak ketinggalan sukses laporan sebagai bukti pertanggung jawaban semua unsur pelaksana ujian, pungkasnya. (Nangim/bd)