Kebutuhan darah O dan AB masih tinggi

Sukoharjo – Menyongsong Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sukoharjo mengawali rangkaian kegiatannya dengan menggandeng Palang Merah Indonesia(PMI) Kabupaten Sukoharjo untuk mengadakan Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah di Ruang Aula Kankemenag Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/12).

PMI Kabupaten Sukoharjo menurunkan Timnya sebanyak empat Orang yakni Rahmad, Sofiamarwa, Mulyono dan diketuai oleh dr. Alifah. Menurut keterangan yang berhasil dihimpun dari petugas PMI, bahwa kebutuhan akan transfusi darah di Kabupaten Sukoharjo cukup tinggi rata-rata hampir 1000 kantong dikeluarkan tiap bulannya. Golongan darah O dan AB merupakan golongan darah yang paling sedikit ketersediaanya di PMI, menurut mereka hal tersebut lebih dikarenakan permintaan akan dua golongan darah tersebut yang paling banyak sedangakan jumlah pendonor darahnya sedikit.

Dari kegiatan tersebut berhasil terkumpul 34 kantong darah hanya terpaut 1 kantong dari 35 kantong darah yang ditargetkan dapat dikumpulkan dari aksi sosial tersebut. Ditemui ditempat kerjanya Koordinator Kegiatan Donor darah yang sekaligus Kasi PD Pontren Kankemenag Kabupaten Sukoharjo, Abdul Rahman mengatakan bahwa aksi donor darah tersebut selain sebagai rangkaian kegiatan dalam memperingati HAB ke-73, kegiatan tersebut semata-mata ditujukan untuk kepentingan umat sebagai bukti nyata langkah Kankemenag Kabupaten Sukoharjo untuk semakin dekat dan melayani umat.

”Aksi Donor darah ini adalah bukti nyata kankemenag Sukoharjo semakin dekat melayani umat.”  Kata abdul Rahman. Pada kesempatan tersebut, Abdul Rahman pun turut serta menjadi peserta donor darah.

Tampak diantara antrian peserta donor, Kasubbag TU Kankemenag Sukoharjo, Riv Rozi, Penyelenggara Katolik Endang Anastasia, beberapa guru madrasah dan pegawai KUA. Namun kebanyakan peserta donor darah didominasi oleh pegawai ASN yang ada di lingkungan Kantor Kankemenag Kabupaten Sukoharjo. Meskipun kurang 1 kantong dari target yang ditetapkan, akan tetapi aksi donor darah tersebut dapat dikatakan sukses berjalan tepat waktu sesuai rencana. (Djp/Wul)

Kebutuhan darah O dan AB masih tinggi

Sukoharjo – Menyongsong Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sukoharjo mengawali rangkaian kegiatannya dengan menggandeng Palang Merah Indonesia(PMI) Kabupaten Sukoharjo untuk mengadakan Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah di Ruang Aula Kankemenag Kabupaten Sukoharjo, Rabu (12/12).

PMI Kabupaten Sukoharjo menurunkan Timnya sebanyak empat Orang yakni Rahmad, Sofiamarwa, Mulyono dan diketuai oleh dr. Alifah. Menurut keterangan yang berhasil dihimpun dari petugas PMI, bahwa kebutuhan akan transfusi darah di Kabupaten Sukoharjo cukup tinggi rata-rata hampir 1000 kantong dikeluarkan tiap bulannya. Golongan darah O dan AB merupakan golongan darah yang paling sedikit ketersediaanya di PMI, menurut mereka hal tersebut lebih dikarenakan permintaan akan dua golongan darah tersebut yang paling banyak sedangakan jumlah pendonor darahnya sedikit.

Dari kegiatan tersebut berhasil terkumpul 34 kantong darah hanya terpaut 1 kantong dari 35 kantong darah yang ditargetkan dapat dikumpulkan dari aksi sosial tersebut. Ditemui ditempat kerjanya Koordinator Kegiatan Donor darah yang sekaligus Kasi PD Pontren Kankemenag Kabupaten Sukoharjo, Abdul Rahman mengatakan bahwa aksi donor darah tersebut selain sebagai rangkaian kegiatan dalam memperingati HAB ke-73, kegiatan tersebut semata-mata ditujukan untuk kepentingan umat sebagai bukti nyata langkah Kankemenag Kabupaten Sukoharjo untuk semakin dekat dan melayani umat.

”Aksi Donor darah ini adalah bukti nyata kankemenag Sukoharjo semakin dekat melayani umat.”  Kata abdul Rahman. Pada kesempatan tersebut, Abdul Rahman pun turut serta menjadi peserta donor darah.

Tampak diantara antrian peserta donor, Kasubbag TU Kankemenag Sukoharjo, Riv Rozi, Penyelenggara Katolik Endang Anastasia, beberapa guru madrasah dan pegawai KUA. Namun kebanyakan peserta donor darah didominasi oleh pegawai ASN yang ada di lingkungan Kantor Kankemenag Kabupaten Sukoharjo. Meskipun kurang 1 kantong dari target yang ditetapkan, akan tetapi aksi donor darah tersebut dapat dikatakan sukses berjalan tepat waktu sesuai rencana. (Djp/Wul)