Kedatangan Ba Otsus dari Papua, Peserta Didik MAN 2 Banjarnegara Ikuti Materi Wawasan Kebangsaan Pramuka

Banjarnegara – Sejumlah 17 orang peserta didik MAN 2 Banjarnegara mengikuti materi Wawasan Kebangsaan Pramuka yang dilaksanakan oleh Bintara Otonomi Khusus (Ba Otsus) dari Papua, Serda Khairudin Iba yang didambipingi oleh Sertu Subur anggota Koramil 01 Banjarnegara di indoor, pada Jumat, (17/9). Kegiatan tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Pendidikan Bintara khusus Babinsa yang sedang ditempuh oleh Ahmad Khairudin T.

Ditemui setelah memberikan materi, Sertu Subur yang merupakan Bapak Asuh dari Serda Ahmad Khairudin menjelaskan jika acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pendidikan.

“Jadi ini merupakan Pendidikan Bintara otonomi khusus dari Papua, meliputi berbagai bidang ya, seperti ekonomi, budaya, kegiatan Babinsa dari mulai bangun sampai tidur lagi, serta kegiatan sosial lainnya di masyarakat. Tujuannya untuk memberikan gambaran dan pengalaman bagaimana kehidupan bermasyarakat di sini, bagaimana menjadi Babinsa yang baik serta handal dan nantinya bisa dipraktikkan nanti ketika pulang kembali ke Fakfak, Papua sana,” jelasnya.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan jika kegiatan di madrasah ini merupakan salah satu agenda yang sudah direncanakan.

 “Kebetulan hari ini jadwalnya di MAN 2 Banjarnegara, kemarin di SMK Pancabakti,” imbuhnya.

Ridlo Pramono, yang dihubungi via WhatsApp mendukung penuh kegiatan tersebut. “Alhamdulillah tadi kedatangan tamu yang memberikan ilmu dan motivasi kepada para peserta didik, terima kasih sekali sudah memilih MAN 2 Banjarnegara menjadi salah satu madrasah yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan pendidikan tersebut. Semoga dapat menjadi sebuah pengalaman berharga untuk Mas Khairudin dan juga motivasi untuk peserta didik agar dapat mengikuti jejak pendidikan beliau,” terangnya.

Kegiatan Pendidikan Bintara Babinsa tersebut berlangsung selama selama dua bulan setengah, terhitung sejaka awal Agustus 2021. “Insyaallah nanti kita kembali ke Papua tanggal 20 Oktober,” ungkap Ahmad Khairudin. Dia juga menambahkan kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga dan kelak ilmu-ilmu yang dia dapatkan selama pendidikan akan diterapkan kelak ketika kembali ke tempat asalnya.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini, banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan, semoga dapat saya amalkan nanti jika kembali ke Papua,” pungkasnya. (ta/ak/rf)