Kedatangan SOC-14 di Bandara Madinah Didahului SOC-15

Boyolali (PHU) – Berdasarkan pantauan dari Whatsapp Grup Siskohat PPIH Pusat, untuk jemaah haji Embarkasi Solo yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) SOC-14 terpaksa datang terlambat saat di Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz (PMAA) Madinah. Kondisi itu diakibatkan pesawat terbang yang ditumpangi oleh calon jemaah haji kloter tersebut mengalami masalah teknikal pada saat pengisian bahan bakar di Padang, sehingga mengalami keterlambata kurang lebih 2 jam.

Berdasarkan jadwal, pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GIA-6004 yang membawa calon jemaah haji Kloter SOC-14 seharusnya tiba di Bandara PMAA pukul 18:49 Waktu Arab Saudi (WAS) mengalami keterlambatan kedatangannya menjadi pukul 19:14 WAS.

“Rencana jemaah kloter 14 akan landing di Madinah pukul 18:49, tetapi kami menerima kedatangannya setelah kloter 15 datang terlebih dahulu,” terang Muchlas Hidayat selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang bertugas di Bandara Madinah via Whatsapp.

Pria yang juga seorang pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar menjelaskan bahwa kedatangan kloter 15 sesuai dengan rencana jadwal tiba di Bandara Madinah seharusnya pukul 18:35 WAS akan tetapi sesuai dengan jam kedatangan aktualnya tiba pukul 18:47 WAS.

 “Jadi pesawat Garuda Indonesia GIA-6104 lebih dulu datangnya daripada pesawat GIA-6004 saat di Bandara Madinah,” kata Muchlas, Sabtu (21/07).

Diceritakannya bahwa selisih waktu kedatangan 2 kloter tersebut memang tidak terpaut jauh antara kloter 14 dan 15 sehingga menyebabkan PPIH Sektor Bandara PMAA sedikit disibukkan dengan kedatangan kedua kloter tersebut.

‘Meskipun jarak kedatangannya kedua kloter ini hampir berdekatan, Alhamdulillah teman-teman yang bertugas disini masih dapat melayani jemaah haji dengan baik,” pungkasnya. (djs/gt).