Kedisiplinan Penarikan Anggaran Masuk Kategori Penilaian Kinerja K/L

Karanganyar – Kegiatan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKA KL) Tahun 2018 yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar difokuskan pada kesesuaian perencanaan dan penarikan anggaran. Hal itu ditegaskan oleh Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Wiharso dalam kegiatan RKA KL yang diadakan di ruang rapat SFA Karanganyar, (18/07).

“Kegiatan Penyusunan RKA-KL Tahun 201 ini kita fokuskan untuk evaluasi laporan 6 bulan terakhir terkait ketertiban rencana penarikan anggaran kita. Dengan memahami esensi dari kegiatan ini, di tahun depan antara perencanaan dan penarikan anggaran bisa sesuai waktunya,” kata Wiharso.

Lebih lanjut Wiharso mengatakan bahwa penilaian kinerja yang didapat oleh Kementerian/Lembaga juga didasarkan pada kedisiplinan penarikan anggaran, tidak hanya seberapa banyak anggaran yang berhasil diserap.

“Penilaian kinerja kita tidak hanya dari presentase berapa banyak kita bisa menyerap anggaran, tapi juga kedisiplinan kita terkait rencana penarikan anggaran. Kedepannya kegiatan kita harus sesuai dengan rencana yang sudah kita tentukan, sehingga harus direncanakan sematang mungkin,” tegas Wiharso.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad mengingatkan tentang betapa pentingnya Kementerian Agama bagi masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang sudah sangat baik kegiatan keagamaannya harus menjadi pemicu pegawai kemenag untuk lebih eksis, sehingga peran Kemenag di masyarakat lebih terasa.

“Kementerian Agama memiliki posisi penting di tengah masyarakat. Tantangan di Karanganyar lebih sehingga kita harus eksis,” kata Musta’in.

Terkait dengan banyaknya pemberitaan yang simpang siur tentang langkah-langkah Pemerintah Pusat/Presiden. Kepala Kemenag menghimbau agar ASN tidak boleh sembarangan menyikapinya, karena merupakan bagian dari Pemerintahan juga.

Kegiatan penyusunan RKA-KL banyak membahas tentang penggunaan aplikasi perencanaan dan keuangan RKA-KL, SPAN, dan e-monev. Ada tiga narasumber yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut, Eny Rochmaniyati, Sri Haryani, Suwarno. Kegiatan tersebut diikuti Kasi/Penyelenggara dan pengelola kegiatan pada masing-masing seksi/penyelenggara. (ida-hd)