Kemenag Bina Umat Buddha menjadi Keluarga yang Harmonis

Temanggung – Kebahagiaan dan keharmonisan dalam kehidupan keluarga adalah sasaran yang dicari-cari dan didambakan oleh setiap keluarga. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa dambaan tersebut hanya dapat dicapai oleh sebagian kecil dari kehidupan keluarga.

Bertempat di Hotel Kintamani Jl. Suwandi Suwardi Temanggung Penyelenggara Bimas Buddha Kabupaten Temanggung menyelenggarakan Pembinaan Keluarga Hitta Sukhaya pada hari Senin tanggal 11 April 2016 dengan peserta berjumlah 50 orang dari unsur tokoh agama dan pendeta.

Kegiatan Pembinaan Keluarga Hitta Sukhaya mempunyai tujuan antara lain : meningkatkan pemahaman keluarga Buddhis dalam kehidupan berumah tangga sesuai ajaran agama Buddha, membangkitkan kembali peranan keluarga buddhis dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam kegiatan pembinaan keluarga Hitta Sukhaya mengambil tema : melalui pembinaan keluarga Hitta Sukhaya Kabupaten Temanggung kita wujudkan keluarga Buddha yang harmonis, bahagia dan sejahtera.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Saefudin membuka kegiatan tersebut sekaligus memberikan pembinaan kepada para peserta, bahwa pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan keluarga yang sejahtera, yang penuh cinta dan kasih sayang, menyatukan dua orang yang berbeda, juga mempunyai karakter yang berbeda menjadi satu tujuan. Hitta Sukhaya adalah tidak ada bedanya dengan istilah dalam Agama Islam yaitu keluarga Sakinah, mawadah warohmah.

Rahasia kekuatan keluarga mengilustrasikan kekuatan hidup keluarga untuk memperkokoh, membangkitkan, dan menyembuhkan. Pada hakekatnya semua manusia mendambakan kehidupan keluarga harmonis. Masing-masing individu mempunyai rumusan tentang kehidupan keluarga yang harmonis tidak sama, dimana batasan atau kecenderungan setiap individu berbeda-beda. Begitu pula ajaran agama memberikan rumusan dan cara untuk merealisasikan kehidupan keluarga yang harmonis dengan uraian dan metodenya masing-masing.

Untuk mewujudkan keluarga bahagia dan sehajtera diperlukan : kenyamanan dalam keluarga yaitu menggabungkan tujuan atau persepsi yang berbeda menjadi satu, dengan kesabaran dan menerima apa adanya pasangan hidupnya akan membuka pintu surganya masing-masing bagi yang bisa menjaganya. Untuk keluarga yang baru menikah akan merasakan sifat masing-masing yang belum kita ketahui. Adapun cara untuk menjaga keluarga Hitta Sukhaya adalah : berupaya menjaga dan saling mengenal dan memahaminya, perasaan timbal balik, perasaan hormat / saling menghormati, perasaan senang, penyelesaian masalah bersama-sama, menerima apa adanya, toleransi, jujur, kepedulian / solidaritas pada keluarga, arif dan bijaksana. Apabila itu semua dilaksanakan dalam kehidupan berumahtangga niscaya akan menjadi keluarga yang bahagia sejahtera (keluarga Hitta Sukhaya). (emy/gt)