Kemenag Cilacap gandeng BAZNAS bantu korban longsor Banjarnegara

Cilacap – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Cilacap yang diketuai oleh Sutarjo dan Kantor Kementerian Agama Kab. Cilacap melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag, Rabu(31/12) memberikan bantuan berupa uang dengan jumlah total Rp 20 juta, masing-masing dari BAZNAS Rp 10 juta dan Kemenag Rp 10juta. Bantuan tersebut diperuntukan bagi para korban tanah longsor di Dusun Jemblung Kec. Karangkobar Kab. Banjarnegara.

Bantuan diserahkan langsung oleh Penyelenggara Syariah Kankemenag Kab. Cilacap Subhan Wahyudi dan diterimakan kepada Kabag Kesra Kab. Banjarnegara Wahyono di Posko bencana Kab. Banjarnegara. Wahyono menegaskan, bahwa dana tersebut akan langsung masuk ke rekening Kesra untuk kemudian segera disalurkan ke pihak-pihak yang membutuhkan.

Camat Wanayasa, Arief Rahman yang kebetulan hadir di Posko menjelaskan, bahwa sementara ini para pengungsi menghuni shelter (tempat berlindung) berupa hunian sementara, yakni rumah para penduduk dengan jumlah 42 rumah yang disewanya. Disamping 220 jiwa terisolir akibat jalan longsor di dusun Sinatar Desa Pandansari, serta 500 jiwa dusun Punggelan juga terancam longsor. Arief Rahman mengucapkan terima kasih atas bantuannya, dan mengatakan bahwa partisipasi warga Kab. Cilacap ternyata cukup besar.

Doa dan harapan

Kakankemenag Mughni Labib mengatakan, bahwa sebelum tunjangan kinerja dicairkan pihaknya telah menghimbau aparaturnya untuk secara ikhlas mengeluarkan zakat atas tunjangan kinerja sebesar 2,5% melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama. “Dari zakat yang terkumpul, alhamdulilah cukup berhasil, maka sesuai aturan, zakat harus dibagikan ke delapan asnaf (yang berhak menerima zakat) dan salah satunya adalah korban musibah tanah longsor di Kab. Banjarnegara, katanya.

Kakankemenag mengucapkan terima kasih atas zakat yang telah dikeluarkan melalui UPZ Kemenag dan mendoakan agar ibadah zakat para muzaki (orang yang berzakat) diterima Allah SWT serta mendapat barokah. Kepada para korban bencana Mughni Labib berharap, dengan bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk meringankan beban penderitaan mereka.