Kemenag Dampingi BAZNAS Salurkan Bantuan Bedah Rumah

BLORA – Isak tangis bahagia terlihat dari wajah Rasinah (50), Warga Desa Plosorejo, Blora seiring dimulainya program bedah rumah yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten dan BAdan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Blora kemaren (26/2)

Pihaknya tak hentinya mengucapkan syukur dan terima kasih atas bantuan bedah rumah yang dilakukan oleh segenap pengurus BAZNAS yang didukung Kemenag maupun Pemkab Blora secara bersama sama.

Rumahnya yang dulu semakin lapuk dan banyak atap yang bocor serta mengalami kerukana yang cukup parah kini sudah berubah dengan lebih layak huni karena dibantu oleh BAZNAS kabupaten Blora.

Pihak Baznas pun memberikan bantuan bedah rumah seharga 8 juta untuk pembenahan bangunan baik dinding, kayu, tempat tidur, kamar mandi dan lainnya.

"Alhamdulillah, hari ini doa kami terwujud . Bahkan rumahnya lebih besar dari yang kami bayangkan" kata Rasinah penuh syukur.

Wakil Bupati Blora, Arif Rahman yang datang saat itu mengatakan program bedah rumah merupakan sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah dalan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Blora, dan pihaknya menekankan agar pelaksanaan program bedah rumah dapat dilaksanakan setiap tahunnya seperti arahan Bupati, Joko Nugroho dan bersinergi dengan program BAZNAS Blora.

Pada kesempatan itu pihaknya  juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian berbagai pihak dalam menyisihkan sebagian zakatnya untuk disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Blora dan berharap semua ASN bisa menyisihkan gaji dan tunjangannya melalui Pihak BAZNAS karena sudah ada pengelola sebagai amil zakat.

"Kami apresiasi dengan masyarakat yang menanamkan budaya gotong royong, berat sama dijunjung ringan sama dijinjing dalam membantu sesama warga, dan  Saya merasa terharu sekali semoga membalas dengan pahala yang melimpah" kata Arif Rahman.

Pimpinan BAZNAS, Ali Muhdhor juga mengatakan bahwa saat ini lembaganya telah akan melakukan program bedah ke beberapa warga dan di Plosorejo baru dua unit dan akan  membantu memberikan zakat kepada yang berhak terutama kaum dhuafa.

"Kita akan melakukan program bedah rumah dan bantuan lainnya kepada kaum Dhuafa sehingga dana yang terkumpul dari BAZNAS maupun bantuan Kemenag dan pemkab akan tersalurkan dengan baik”paparnya.

Ditambahkannya bahwa yang mendapatkan bantuan bedah rumah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, yakni rumah tersebut dikategorikan tidak layak dan tidak sehat. Seperti rumah beralaskan tanah, tidak ada kamar mandi dan WC, sanitasi, atap bocor, dihuni oleh balita dan lain sebagainya.

Selain itu, Ia juga berharap lebih banyak ASN, masyarakat maupun Aghniya (orang kaya) yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS karena masih banyak masyarakat yang butuh uluran tangan baik bantuan pendidikan, kesehatan, bedah rumah, bencana alam dan lain sebagainya dan pihaknya berupaya akan mengunakan dana BAZNAS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Masih banyak lagi program Blora Peduli dimana membantu masyarakat dhu'afa yang mengalami banjir, kebakaran, serta memiliki rumah yang tidak layak dan lainnya sesuai aturan sehingga keberadaan BAZNAS bisa dirasakan masyarakat luas.

“kami berharap program yang diluncurkan oleh pihaknya itu dapat membantu dan lebih mensejahterakan masyarakat khususnya kaum dhu'afa, selain itu donatur diharapkan akan bertambah lagi karena sejauh ini potensi zakat kabupaten Blora sangatlah besar, namun belum seluruhnya terjaring oleh Baznas”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala kankemenag Blora, Nuril Anwar menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang berupaya untuk meningkatkan kesadaran ASN Kemenag untuk mengumpulkan Zakat, Infaq dan Sodaqoh baik dari Gaji dan Tunjangan Kinerja sehingga nantinya akan disetorkan ke BAZNAS dan bisa membantu masyarakat dan kaum dhuafa yang membutuhkan. (ima/bd)