Kemenag dan FKUB Wonogiri Perangi & Lawan Hoax, Sara serta Ujaran Kebencian

Wonogiri – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Wonogiri dan Kankemenag menyampaikan pernyataan sikap mendukung Polri untuk memerangi dan melawan hoax, sara dan ujaran kebencian guna menciptakan pemilihan Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018 yang aman dan damai dan menjaga keutuhan NKRI yang berbhineka tunggal ika berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Pernyatan sikap tersebut di sampaikan / dibacakan ketua FKUB Wonogiri dan anggota setelah acara pengukuhan Pengurus FKUB periode 2018 – 2018 di Ruang Giri Manik Setda Wonogiri, Selasa (13/03), turut menyaksikan Ka. Kankemenag Wonogiri, Subadi dan Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede.

Dalam pertemuan tersebut Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede mengajak seluruh umat beragama untuk tidak menyebarkan hoax dan tidak melakukan ujaran kebencian mengingat Kabupaten Wonogiri selama ini hidup rukun dan damai, jangan sampai termakan oleh isu-isu yang bisa memecah persatuan dan kerukunan umat beragama yang sudah berjalan baik.

Pernyataan sikap mendukung polri yang dilakukan bersama FKUB dan Kemenag guna meningkatkan hubungan baik antar umat beragama, bersama-sama mencegah berita yang tidak benar (hoax) dan tidak melakukan ujaran kebencian yang bisa menimbulkan keresahan masyarakat, utamanya menjadi upaya menjaga persatuan dan kesatuan di Wonogiri menjalang pilgub 2018 nanti.

Sedangakan Ka. Kankemenag Wonogiri, Subadi ketika di mintai tanggapannya menyampaikan bahwa peran serta para tokoh agama utamanya FKUB dan berbagai komponen masyarakat tentunya sangat diharapkan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, terlebih tantangan jaman dan kecanggihan teknologi yang sangat berkembang pesat sekarang ini tentunya menimbulkan gangguan Kamtibmas yang semakin komplek.

Maraknya penyebaran hoax dan ujaran kebencian menurut Subadi, menjadikan tantangan bagi seluruh komponen untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan sehingga masyarakat tidak terjerumus kedalam berita berita yang menyesatkan yang memecah belah persatuan.

“Untuk itu, Kemenag Wonogiri dan FKUB bersama jajaran Pemerintah Daerah dan Kepolisian komitmen dan terus menerus bersama-sama untuk menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan demi terciptanya Kabupaten Wonogiri yang tertib, damai dan kondusif,' harap Subadi. (Mursyid _ Heri/ Wul)