Kemenag Demak Kumpulkan Donasi 175 Juta untuk Palu

Demak – Kementerian Agama kabupaten Demak melakukan aksi penggalangan dana bantuan gempa stunami Palu Donggala Sulawesi tengah, penggalangan dana tersebut menindaklanjuti surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa tengah nomor: 9362/Kw.11.1/3/HM.00/10/2018 perihal penggalangan Dana Bantuan Bencana, kemudian ditindaklanjuti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak melalui surat nomor: B-5875/Kk.11.21/1/HM.00/10/2018 perihal penggalangan dana bantuan bencana kepada seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Demak.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak Ahmad Samsudin mengatakan, musibah gempa dan stunami yang terjadi di Palu Donggala Sulawesi tengah terus mengundang keprihatinan dan empati masyarakat termasuk jajaran Kementerian Agama Kabupaten Demak terus bergerak menggalang dana untuk disalurkan kepada saudara-saudara di palu Donggala Sulawesi tengah yang saat ini sangat-sangat membutuhkan bantuan.

“Penggalangan Donasi dana untuk korban gempa di NTB, Lombok yang lalu dan gempa di Palu Sulawesi Tengah baru-baru ini sebagai bentuk empati, gerakan kemanusiaan, apalagi kita dijajaran Kementerian Agama tentu bisa memberi contoh yang lain, sehingga hasil penggalangan dana untuk korban Gempa tersebut benar bisa bermanfaat dan sedikit bisa meringankan beban penderitaan saudara-saudara yang ada di Palu, Donggala Sulawesi Tengah,” papar Samsudin.

Ditambahkannya, sejak dibukanya penggalangan dana untuk korban bencana gempa dan tsunami di palu, senin hingga jumat 8 s/d 12 oktober 2018, dana yang terkumpul mencapai RP. 175.700.000, dana tersebut selanjutnya akan dikirim melalui Rekening Infaq Bantuan Bencana Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov Jawa Tengah, sedang untuk penggalangan dana korban gempa NTB Lombok beberapa waktu yang lalu Kementerian Agama Kabupaten Demak bisa mengumpulkan dana sebesar RP. 172.838.600.

“Ini bukti kesadaran keluarga besar Jajaran Kementerian Agama Kabupaten Demak, kepada sesama manusia yang pada saat ini tertimpa bencana,” pungkasnya. (ms/gt)