Kemenag Kab. Batang Gelar Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Kabupaten

Batang – Untuk mempersiapkan Penyuluh Agama Islam yang akan mengikuti pemilihan Penyuluh Agama Islam teladan tingkat Provinsi Jawa Tengah, maka Kementerian Agama Kabupaten Batang bersama Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kab. Batang, mengadakan seleksi Penyuluh Agama Islam teladan tingkat Kab. Batang yang diikuti oleh 15 peserta baik Penyuluh Agama Islam Fungsional maupun Penyuluh Agama Islam Non Fungsional pada Senin (30/04) di Rumah Makan Aldilla Kecamatan tulis. Bertindak sebagai dewan juri dalam kegiatan ini adalah Al Mukaromah Ketua Pokjaluh Kab. Batang dan Sugiedi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kab. Batang.

Ketua Pokjaluh Kab. Batang Al Mukaromah dalam keterangannya menyatakan bahwa kegiatan pemilihan penyuluh teladan yang diselenggarakan setiap tahun ini, diikuti oleh penyuluh Agama Islam PNS maupun Penyuluh Agama Islam Non PNS bertujuan selain memilih penyuluh agama Islam teladan kab. Batang yang akan diikut sertakan di tingkat provinsi Jawa Tengah, juga sebagai arena untuk melihat kinerja penyuluh yang berada di seluruh kab. Batang.

“Seleksi penyuluh teladan ini adalah momen berfastabiqul khoirot antar penyuluh se kabupaten Batang, dan memberi gambaran kinerja selama menjadi penyuluh dengan segala problematika dan solusi”. katanya

Beliau berharap semoga kegiatan ini akan dapat memotivasi pada seluruh penyuluh agama Islam agar semakin semangat lagi untuk berkarya bagi umat dan bangsa Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Agama dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimas Islam Darwanto, dalam pembukaanya menyatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai  tindak lanjut dari surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jawa Tengah, maka kegiatan ini sangat strategis karena berkaitan dengan kemampuan personal penyuluh dalam melaksankan tugas penyuluhan ditengah-tengah masyarakat .

“Kegiatan pemilihan penyuluh teladan ini sangat strategis dalam rangka meningkatkan kinerja penyuluh agama Islam,” katanya

Selanjutnya, Darwanto juga menyampaikan bahwa penyuluh agama Islam memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat karen fungsi yang melekat, mereka sebagai panutan, pembimbing dan sebagai penyambung tugas-tugas pemerintah. Selain itu dikatakan bahwa penyuluh agama Islam merupakan ujung tombak dari kementerian Agama ditengah masyarakat, karena tugas pokok dan fungsinya adalah meberikan penyuluhan langsung ditengah-tengah masyarakat.

“Penyuluh Agama Islam adalah ujung tombak dari Kementerian Agama, karena mereka memiliki tugas pokok dan fungsi yang langsung ditengah-tengah masyarakat.tugas itu sangat berat karena seorang penyuluh agama Islam tidak hanya dituntut memiliki kemampuan keilmuan dan keahlian dalam bertutur kata, tetapi dituntut pula menjadi teladan umat,” lanjutnya.

Darwanto berharap, agar para dewan juri dapat memilih sosok penyuluh yang memiliki kompetensi serta menawarkan sebuah program yang baik dalam pelaksanaan tugasnya, sedangkan para penyuluh yang mengikuti seleksi untuk serius agar dapat menampilkan program dan penampilan yang dapat dijadikan contoh bagi penyuluh lain. Dia juga berpesan pada Pokjaluh agar penyuluh yang sudah terpilih menjadi penyuluh teladan yang akan diikut  sertakan pada pemilihan penyuluh teladan tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk di dampingi, dibina dan di pantau, agar kesiapannya dapat maksimal. (Zy/rf)