Kemenag Kab. Sukoharjo Mencegah Radikalisme Melalui Rohis SMA/SMK

Sukoharjo – Islam bukanlah agama pembawa bencana, ia diturunkan oleh Sang Pencipta Langit, bumi dan segala isinya agar menjadi rahmat bagi seluruh Alam Semesta. Sejak pertama kali diperkenalkan oleh sang Khotimul Anbiya, Islam tampil dengan wajah yang penuh rahmat dan kemulian disampaikan dengan penuh kebijaksanaan jauh dari faham-faham yang berbau kekerasan, radikal dan akhlak yang keji.

Demikiaan diantaranya yang disampaikan oleh Kakankemenag Kabupaten Sukoharjo Masdiro ketika menjadi pemateri dalam kegiatan Penguatan Wawasan Islam Rahmatan lil’alamin dan Multikultural Rabu (15/03) di Ruang Serba Guna Hotel Istana Hapsari Sukoharjo dengan menghadirkan seluruh pengurus Rohis SMA/SMK se-Kabupaten Sukoharjo sejumlah 80 orang.

Kakankemenag menjelaskan, secara etimologi kata Islam itu sendiri berasal dari bahasa Rasul sang pembawa risalah tersebut yakni Bahasa Arab, yang memiliki makna patuh tunduk selamat damai dan sejahtera. “Tidak kita temui makna yang bertentangan dengan itu misal keras, jahat dan sebagainya” terang Masdiro. Dengan kalimat lain, kata Islam sejalan dengan terminologi iman itu sendiri, yakni tunduk dan patuh untuk menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya lanjut Masdiro.

Sedangkan Rahmat memiliki makna belas kasihan Allah dan lil’alamin memiliki arti bagi seluruh makhluk-Nya yang ada di alam semesta ini. Untuk dapat mengejawantahkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, Kakankemenag kembali berpesan agar seluruh siswa yang hadir senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan religinya, ” orang yang berilmu ditinggikan derajatnya oleh Allah, orang yang wawasan agamanya tinggi akan semakin khusuk dan bermanfaat bagi orang lain ” pesannya.

Lebih jauh Masdiro menerangkan berbagai bentuk rahmat yang diterima oleh manusia diantaranya Rahmat Hidayah, Iman, Ilmu, akhlak, akal, dan Rahmat seluruh makhluk adalah anugerah agung dari Sang Pencipta bagi seorang hamba yang harus disyukuri dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan makna Islam sebagai rahmatan lil’alamin dalam arti yang sebenarnya.

Selain Kakankemang, Panitia (seksi Pendidikan Agama Islam/PAIS) Kankemenag Kabupaten Sukoharjo juga menghadirkan dua orang nara sumber yakni Sumini Kasubbag Hukum Polres Sukoharjo dengan membawakan materi Radikalisme (Bahaya ISIS, Miras, narkoba dan kenakalan Remaja, dan juga M. Azis Yuli Anshoriy Pasi Intel Kodim 0726 Sukoharjo dengan materi Bela Negara dan Nilai-nilai Kebhinekaan.

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini masing-masing peserta yang merupakan pengurus Rohis di sekolahnya masing-masing akan dapat memahami Wawasan Islam Rahmatan Lil’Alamin yang sesuai dengan prinsip ajaran Islam, mengetahui hakikat radikalisme yang mengatasnamakan Agama dan mampu merumuskan langkah-langkah strategis untuk mencegah masuknya faham radikal di kalangan pengurus maupun anggota Rohis.

Secara intern kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk meningkatkan keimanan bagi masing-masing individu yang hadir, memunculkan karakter yang demokratis, pluralis dan humanis, yang tentunya merupakan kontribusi besar bagi terciptanya komitmen bagi kepedulian dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan Negara.(Djp/Wul)