Kemenag Kab. Temanggung Tasarufkan Zakat ASN Dan Salurkan Donasi ASN

Temanggung – Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi kehidupan umat, tidak hanya pada aspek kesehatan, tapi juga ekonomi, pendidikan dan lainnya. Pandemi bahkan bisa berdampak pada meningkatnya jumlah kemiskinan.

Sebagai rasa empati dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak Covid-19, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), mentsyarufkan zakat ASN dan menyalurkan Donasi ASN, Senin (9/8).

Dalam pentsyaraufan zakat ASN dan penyerahan Donasi ASN Kemenag ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Muhdzir berharap bantuan ini akan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat terdampak Covid-19.

“Ini merupakan bentuk kepadulian ASN Kemenag untuk saling membantu dan peduli sesama, mohon untuk dapat diterima dan insya Allah menjadikan manfaat,” tuturnya.

Selanjutkan Ahmad Muhdzir menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah Satgas Pencegahan Covid-19 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung dapat melaksanakan penyerahan penyaluran Zakat ASN. Terima kasih kepada seluruh ASN Kantor Kementerian Agama Temanggung yang telah berpartisipasi aktif menyalurkan / mendonasikan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Sehingga dihari ini dapat menyalurkan zakat berupa sembako dan alat kesehatan (berupa masker medis dan handsanitizer) secara simbolis.

Donasi diberikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan dan dikarenakan terkena dampak dari PPKM. Selain donasi kepada masyarakat, alhamdulillah bantuan alat kesehatan berupa masker medis sejumlah 22.073 masker yang diberikan kepada siswa-siswi madrasah se Kabupaten Temanggung.

Kepala Kantor berharap,  kita hadir bersama-sama dan berikhtiar untuk mencegah paparan Covid-19 dan mengkampanyekan Prokes 5M + 1D di tempat ibadah, bekerjasama dengan tokoh agama, pengelola pendidikan baik di TPQ, Madin dan Madrasah juga penyuluh agama. 5M+1D adalah memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan 1 adalah Do’a. Dengan ikhtiar-ikhtiar tersebut semoga dapat memotivasi dan menyadarkan pentinganya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Covid-19, dimaksimalkan dengan kegiatan Istighosah dan Do’a bersama untuk saudara-saudara kita dan Indonesia semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadikan contoh bagi masyarakat dan lingkungan sekitar untuk mematuhi protokol kesehatan,” himbaunya.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Temanggung, H. Djundardo menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung beserta seluruh jajaran fungsional dan pelaksana, perwakilan dari Baznas dan para perwakilan mustakhik. Kami menyambut gembira dan syukur atas rohmat dan sehat,Insya Allah ada beberapa poin positif zakat ditinjau dari 3 dimensi yaitu : dimensi keimanan, Insya Allah diberikan barokah dengan zakat dan donasi, ditinjau dari segi sosial, dapat menjadikan diri ini tenang dan damai bagi para muzaki dan mustahik, ditinjau dari segi ekonomi, zakat dan donasi merupakan antitesa dari praktik-praktik ribawi, dengan sodaqoh dapat membersihkan diri dari dosa-dosa kita. “Semoga yang dapat dilaksanakan hari ini akan memberkahi para muzaki dan mustahik juga Temanggung,“ ujarnya.(sr/bd)