Kemenag Karanganyar deklarasikan Birokrasi Bersih dan Melayani

Karanganyar – Bersih dan melayani yang menjadi tema Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke 70 Tahun 2016 harus membawa semangat perubahan bagi seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Kabupaten Karanganyar. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad saat menyampaikan sambutan pada acara Jalan Sehat di Camping Ground Pancot Tawangmangu, (21/12).

“Pagi ini kita mendeklarasikan Birokrasi Kementerian Agama yang bersih dan melayani. Warnanya adalah warna orange. Orange adalah warna independence, ketegasan, integritas serta menonjol. Sedangkan tulisan bersih dan melayani warnanya adalah hijau. Hijau artinya bersih, tumbuh dan berkembang. Semua itu tentunya harus ada pada jiwa pegawai Kementerian Agama,” terang Musta’in.

Selanjutnya Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar mengatakan bahwa lambang tangan terbuka pada HAB Kemenag ke 70 menandakan bahwa pegawai Kementerian Agama terbuka dengan masukan, kritik dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Semua kita adalah pelayan, sehingga mulai tanggal 3 Januari 2016 mendatang seragam yang angker itu kita tinggalkan. Kita akan menggunakan seragam pelayan, sinoman. Semuanya menggunakan pakaian hitam dan putih untuk hari Senin sampai Rabu, Kamis batik dan Jum’at pakaian bebas,” tambahnya.

Hal lain yang disampaikan oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar adalah tentang keberadaan pegawai Kementerian Agama di mata masyarakat. Menurutnya Kementerian Agama sekarang menempati posisi yang strategis, hal ini dapat terlihat pada setiap kegiatan dimana unsur dari Kemenag selalu mengambil peran nyata didalamnya.

Sementara itu, Kasubbag TU, Wiharso yang juga menyampaikan sambutannya menjelaskan tentang berbagai kegiatan HAB Kemenag ke 70. Selain Jalan Sehat, ada kegiatan donor darah, bakti sosial, penanaman seribu pohon serta upacara Bendera tanggal 3 Januari 2016 mendatang.

Jalan Sehat yang diselenggarakan dalam rangka Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke 70 itu diikuti tidak kurang dari dua ribuan peserta yang berasal dari unsur pegawai dan guru madrasah di lingkungan Kabupaten Karanganyar. Berjalan menyusuri perbukitan yang menakjubkan, hampir semua peserta ber-selfie ria di tempat yang memiliki pemandangan indah. (Hd)