Kemenag Kebumen Ajak FKPP, FKDT, Badko TPQ guna Sinkroninasi data

Kebumen – Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) pada Kankemenag Kabupaten Kebumen, Ahmad Nasihudin mengadakan rapat untuk membahas sinkronisasi data Pontren, Madin dan TPQ di ruang kerjanya, (13/2). Rapat dihadiri oleh FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren), FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah), Badko TPQ dan Penyuluh Agama Islam Fungsional Kabupaten Kebumen.

Nasihudin mengajak para peserta rapat agar bisa bekerja sama terkait dengan pendataan Guru/Ustadz pada lembaga-lembaga terkait sinkronisasi data untuk berbagai kepentingan bagi lembaga tersebut. “Mari bersama Kemenag Kebumen untuk bisa bekerja sama saling melengkapi guna sinkronisasi data di Pontren, Madin dan TPQ,” ajaknya.

Dalam media surat kabar harian beberapa waktu lalu mengabarkan bahwa Gubernur akan sharing dengan Kementerian Agama terkait insentif untuk seluruh guru/ustadz TPQ dan Madin di Jateng. Menyoal ketersediaan anggaran dari provinsi, menurut salah satu staff PD Pontren, Edy Sumargono sebenarnya pada akhir tahun 2018 Kemenag Kebumen sudah melaksanakan pendataan guru TPQ dan madin yang rencana akan menerima bantuan di tahun 2019.

“Namun belum semua guru terakomodir dalam pendataan tersebut, mengingat waktu yang sangat terbatas dan juga akan ada proses verifikasinya,” tuturnya.

Menurut Nur Wahib staff PD Pontren, data dari seluruh guru Pontren, TPQ dan madin di Kebumen belum bisa tercover semua untuk menerima insentif dari Gubernur. “Harapannya rapat kali ini bisa menjadi acuan kami sebagai bahan laporan ke pihak FKDT Provinsi besok tanggal 13 Februari di Purworejo,” katanya.

Terkait verifikasi Guru TPQ dan Madin yang sudah terdaftar kemarin, Edy mengatakan bahwa belum ada juknis dari Pemprov untuk hal tersebut, menurutnya kemungkinan akan turun dalam waktu dekat.(pt/Wul)