Kemenag Klaten Lakukan Bimwin 400 Pasang Catin Sampai Akhir 2018

Klaten – Sebanyak 400 pasang catin yang telah mengikuti Bimwin (Bimbingan Perkawinan) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten sampai angkatan ke X. Ini merupakan upaya pemerintah melalui program Kemenag untuk memberikan bekal bagi catin dalam memasuki kehidupan berumah tangga.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Masmin Afif saat membuka Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra Nikah angkatan ke X yang dilaksanakan pada 13-14 Desember 2018 yang diikuti 40 calon pasang pengantin perwakilan dari 26 Kecamatan se Kabupaten Klaten, Rabu (13/12).

Pernikahan bukanlah sebuah permainan, pernikahan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan bathin semata, tapi pernikahan merupakan ibadah yang harus dijalani dengan kesiapan mental, lahir dan bathin.

“Kesenangan dan kebahagiaan tidak selalu hadir dalam menjalani rumah tangga, karena yang namanya konflik pasti selalu ada dalam rumah tangga, di situlah kedewasaan kita diuji dalam menjalani rumah tangga,” tegas Masmin.

Usia pernikahan sangat menentukan berhasil atau tidaknya sebuah pernikahan. Menikah di usia muda pada umumnya belum matang, yang terjadi kemudian konflik dan perceraian, karena pasangan muda yang kebanyakan belum matang secara pengetahuan dan emosi.

“Semakin matang usia pernikahan peluang untuk terbentuknya keluarga sakinah mawaddah wa rahmah sangat terbuka lebar,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Hartanto, Kasi Bimas Islam, salah satu upaya yang diprogramkan  oleh Kementerian Agama adalah bimbingan perkawinan pranikah. Dengan matangnya  pemahaman dan pengetahuan tentang kehidupan rumah tangga, maka bisa terbentuk keluarga sakinah, mawaddah warahmah, serta untuk mengurangi angka perselisihan, perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga.

Saya berharap kepada seluruh peserta Bimwin agar apa yang didapatkan dalam kegiatan ini dapat benar-benar diterapkan dalam menjalani rumah tangga kelak. “Sehingga apa yang menjadi tujuan kita bersama yaitu lahirnya keluarga yang Harmonis, Sakinah Mawaddah Warahmah bisa terwujud, harapnya.(aj/Wul)