Kemenag Kota Tegal Gelar Rakor Jelang Hari Santri

Kota Tegal- Jelang Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2017, Kantor Kementerian Agama Kota Tegal dengan mengundang sejumlah Ketua KKM, FKPP, FKDT, pimpinan dan pengurus Pondok Pesantren se Kota Tegal melakukan rapat koordinasi membahas kesiapan menjelang peringatan Hari Santri Nasioanal Tahun 2017, Rabu (18/10) di Ruang Kepala KanKemenag Kota Tegal.

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung selama 1½ jam tersebut disepakati beberapa hal yang menjadi agenda pelaksanaan pada peringatan Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober mendatang diantaranya: pertama pembacaan sholawat Nariyah dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2017 pukul 07.30 Wib di gedung PCNU Kota Tegal, undangan sekitar 200 orang dengan tema, membaca sholawat nariyah 1 milyar, kedua Pelaksanaan perkemahan santri MDTA (persada), acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor kementerian Agama Kota Tegal pada hari Sabtu, 21 Oktober 2017 pukul 08.00 di lapangan Tegal Selatan, ketiga Pelaksanaan Upacara Hari Santri Nasional bertempat di lapangan Alun-alun Kota Tegal pada tanggal 22 Oktober 2017 pukul 07 pagi, selaku Ispektur Upacara Gubernur Jawa Tengah, keempat Seminar Hari Santri Nasional.

Apa yang menjadi agenda ini, mudah-mudah bisa terlaksana dengan baik dan sukses, ujar Ketua Pimpinan Cabang NU Kota Tegal yang diwakili sekretaris Tahfidziyah NU, dr. H. Muslih Dahlan.

“Wajah Pesantren – Wajah Indonesia,  merupakan motto nasional dalam upaya syi’ar dan sosialisasi bahwa santri ataupun Pondok Pesantren tetap eksis di tengah-tengah masyarakat, pesantren tidak bisa dipisahkan dari fenomena keIslaman, keIndonesiaan dan kebinekaan.

Hari Santri Nasional juga sebagai momentum yang mengingatkan kita bahwa pesantren memiliki peran yang sangat strategis dalam memperjuangkan, mempertahankan sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (IM/rf)