Kemenag Kudus Berperan Serta Dalam Pembentukan Jejaring Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja

Kudus – Melihat adanya kecenderungan meningkatnya kenakalan remaja saat ini, maka mendorong adanya kolaborasi antara Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan dan satuan kerja lainnya yang berhubungan langsung dengan penanganan masalah-masalah social yang ada dalam masyarakat.

Kolaborasi tersebut terimplemintasikan dengan adanya kesepakatan untuk Pembentukan Jejaring Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja, dimana Kementerian Agama khususnya Kantor Urusan Agama sebagai satuan kerja yang langsung berhubungan dengan masyarakat bersama sama dengan Dinas Kesehatan untuk berperan serta secara aktif dalam gerakan peduli remaja, dengan ikut serta pada acara workshop peduli remaja yang diadakan pada Rabu, Tanggal 26 Juli 2017 bertempat di Aula Rumah Sakit Aisiyah Kudus.

Kenakalan remaja saat ini sudah sangat memprihatinkan, dengan adanya berbagai peristiwa yang sering kali kita lihat dan kita dengar dari berbagai media baik itu media cetak, TV dan social/internet.

Dengan adanya kemajuan teknologi, seperti yang telah kita alami pada era kehidupan sekarang ini, dimana adanya kemudahan akses informasi baik dari media cetak TV dan internet, akan memberikan  nilai positif sekaligus negative, tergantung dengan pola piki dan landasan hidup pribadi kita masing-masing  dalam mensikapinya.

Fenomena yang terjadi saat ini,kenakalan remaja terjadi karena adanya kemajuan teknologi,berkurangnya waktu dengan orang tua,perubahan ikatan keluarga dan kurangnya peran social dalam masyarakat.

Oleh sebab itu sudah menjadi tugas kita bersama untuk berperan aktif peduli dengan remaja dengan selalu menanamkan arti pentingnya dasar agama yang kuat kepada anak anak sejak usia dini.

Sebagai orang tua harus selalu memberikan dan mencurahkan perhatian, kasih sayang kepada anak-anak kita. Jadilah orang tua sebagai tempat dan teman curhat sehingga dapat memberikan solusi terbaik jika terjadi masalah pada anak-anak kita.          Awasi dan berilah dukungan penuh atas hobi dan kegiatan anak-anak kita yang positif.

Anak adalah asset kita dimasa depan, maka hendaknya kita tanamkan nilai-nilai agama sejak dini sehingga harapan kita semua agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu dan beraklaqul karimah, mumpuni dan tangguh serta siap bersaing untuk menapaki kehidupan mendatang.(etty/m4/bd)